Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Rasio Pasar dan Rasio Profitabilitas terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia: The Influence of Market Ratio and Profitability Ratio on Stock Returns in Manufacturing Companies in the Consumer Goods Sub-Sector Listed on the Indonesia Stock Exchange Nur Wahda Ayu Setiawati; Guasmin; Dasa Febrianti
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Rasio Pasar Dan Rasio Profitabilitas Terhadap Return Saham pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 27 perusahaan Manufaktur Sub Sektor Barang Konsumsi di Bursa Efek Indonesia periode Tahun 2019-2023. Adapun teknik analisis Regresi Linear Berganda versi 23. Berdasarkan hasil analisis secara simultan, PER dan ROA tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return saham. Model regresi hanya mampu menjelaskan sebesar 0.7% variasi return saham, yang berarti sebagian besar variasi dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Secara parsial, PER tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return saham. Hal ini menunjukkan bahwa rasio pasar ini belum menjadi pertimbangan utama bagi investor dalam menentukan nilai saham pada subsektor barang konsumsi. ROA juga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap return saham. Ini menunjukkan bahwa profitabilitas perusahaan belum cukup memengaruhi minat investor terhadap saham perusahaan tersebut. Hasil ini sejalan dengan beberapa penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa rasio keuangan seperti PER dan ROA tidak selalu mampu memprediksi return saham secara kuat, terutama pada sektor barang konsumsi yang sangat dipengaruhi oleh permintaan pasar dan faktor eksternal.