This Author published in this journals
All Journal Al-Lughah
Fathur Rusydi Amar
STAI Darul Hikmah Aceh Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Penguasaan Mufradat Melalui Metode Interaktif Dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Studi Pustaka Fathur Rusydi Amar; Maulida; Agustia Rahmaini; Mia Wahyuni
Al-Lughah Vol. 2 No. 2 (2026): Al-Lughah
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66155/ynwemk77

Abstract

Penguasaan mufradat merupakan salah satu kompetensi dasar yang menentukan keberhasilan peserta didik dalam mengembangkan empat keterampilan berbahasa Arab, yaitu menyimak (istimā'), berbicara (kalām), membaca (qirā'ah), dan menulis (kitābah). Namun, pembelajaran mufradat di berbagai lembaga pendidikan masih didominasi oleh metode konvensional yang berpusat pada guru, seperti menghafal daftar kosakata dan penerjemahan, sehingga kurang mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif berbagai metode interaktif yang dapat mengoptimalkan penguasaan mufradat dalam pembelajaran bahasa Arab melalui pendekatan studi pustaka. Penelitian menggunakan metode library research dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan mengenai pembelajaran mufradat dan metode interaktif. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan metode interaktif, seperti cooperative learning, permainan edukatif, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, diskusi kelompok, dan pemanfaatan media digital interaktif mampu meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif, retensi kosakata, serta kemampuan peserta didik dalam menggunakan mufradat secara kontekstual. Kajian ini memberikan implikasi bahwa pembelajaran bahasa Arab perlu diarahkan pada pendekatan yang lebih komunikatif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik sehingga penguasaan mufradat tidak hanya bersifat hafalan, tetapi juga dapat diaplikasikan dalam berbagai situasi komunikasi.