Muhammad Fauzan
Seorojo Hospital, Magelang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penatalaksanaan Fisioterapi Pasca Stroke dengan Gangguan Motorik dan Gait Abnormal Dheonita Marsyanda Rofifah; Umi Budi Rahayu; Muhammad Fauzan
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2026): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v5i2.510

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan gangguan neurologis yang menyebabkan disabilitas jangka panjang, dengan manifestasi utama berupa gangguan motorik, keseimbangan, dan pola berjalan. Gangguan tersebut berdampak pada penurunan kemampuan aktivitas sehari-hari serta kualitas hidup pasien. Fisioterapi berperan penting dalam rehabilitasi pasien stroke melalui pendekatan komprehensif. Tujuan: Mengetahui hasil penatalaksanaan fisioterapi dalam menurunkan nyeri, meningkatkan keseimbangan, dan memperbaiki kemampuan fungsional pada pasien post stroke. Metode: Penelitian ini menggunakan desain case report pada pasien Ny. T, perempuan usia 58 tahun dengan diagnosis sequela cerebral infarct di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. Intervensi yang diberikan meliputi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Infra Red (IR) selama 10 menit, serta terapi latihan berupa stretching, strengthening, dan balance training dengan frekuensi 2 kali per minggu. Evaluasi dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), Barthel Index, serta pemeriksaan keseimbangan dan pola berjalan. Hasil: Setelah pemberian intervensi fisioterapi, terjadi penurunan nyeri dari nyeri tekan 7/10, nyeri gerak 4/10, dan nyeri diam 2/10 menjadi lebih ringan, peningkatan keseimbangan, serta perbaikan kemampuan fungsional dengan nilai Barthel Index 85 (kemandirian ringan). Kesimpulan: Penatalaksanaan fisioterapi berupa kombinasi TENS, Infra Red, dan terapi latihan mampu meningkatkan keseimbangan, menurunkan nyeri, serta memperbaiki kemampuan fungsional pasien post stroke.