Mohammad Nasih
Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR –FAKTOR KEKALAHAN DISABILITAS NETRA CALON ANGGOTA DPR-RI Fajri Hidayatullah; Mohammad Nasih; Lusi Andriyani
Independen Vol 1, No 1 (2020): INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global
Publisher : Independen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.612 KB) | DOI: 10.24853/independen.1.1.1-12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang apa faktor-faktor kekalahan disabilitas netra calon anggota DPR RI ‘Saharudin Daming’ dalam Pemilu 2014. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui langkah-langkah apa yang telah dilakukan oleh Disabilitas  Netra ‘Saharudin Daming’ pada kampanye Pemilu 2014. Menguraikan faktor-faktor kekalahan Disabilitas Netra ‘Saharudin Daming’ dalam Pemilu 2014. Dengan menggunakan teori-teori relevan yakni Demokrasi, Pemilu dan  Disabilitas. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis juga pembahasan atas semua temuan dan data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa faktor- faktor kekalahan Disabilitas Netra calon anggota DPR RI ‘Saharudin Daming’ dalam Pemilu 2014 Pertama, Langkah-langkah dilakukan oleh Disabilitas Netra Saharudin Daming pada kampanye Pemilu 2014 yakni langkah-langkah Internal Partai PBB diantaranya merekrut caleg yang memiliki elektabilitas tinggi, mengadakan pendidikan politik, penetapan dapil, promosi nomor urut. Langkah-Langkah eksternal yang dilakukan oleh Saharudin Daming diantaranya kampanye langsung, kondisi psikologis dan jaringan keluarga. Faktor-Faktor Kekalahan Disabilitas Netra Saharudin Daming dalam Pemilu 2014. Faktor internal yakni konsolidasi  caleg,  kurang   persiapan   caleg,   dan pengalaman dalam politik praktis.
MEDIA DAN PREFERENSI PILIHAN POLITIK GENERASI Z PADA PILPRES 2024 MENUJU DEMOKRASI DIGITAL YANG BERMARTABAT Mohammad Nasih; Lusi Andriyani
INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global Vol. 6 No. 2 (2025): INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/independen.6.2.13-22.31048

Abstract

Technological developments have brought significant changes to human life, impacting individual situations and social interactions, one example being the general election process. Social media is currently a part of online media, or new media. Its existence has begun to be used as a tool for socialization and political strategy because it is considered more efficient in use, low cost, and offers unlimited access. The use of social media as a medium for political dialogue has been carried out on various occasions. Social media has developed into a new tool with significant implications for everyday life, particularly in the political sphere. All issues are easily accessible through information on social media. In this context, social media has ultimately become a tool for Gen Z to obtain information and political literacy, which influences their political preferences and political choices. The digitalization of information is an unavoidable process and will pose a challenge to the implementation of democracy in Indonesia. Keywords: Social media, Gen-Z, Political preferences, 2024 presidential election, Digital democracy.