Zeremy Virly
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Pamulang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSETUJUAN KLAIM ASURANSI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE (SDLC) MODEL WATERFALL: STUDI KASUS PT PRIMA ADJUSTERINDO MANDIRI Zeremy Virly; Joko Trianto
Information Technology Studies Journal (ITECH) Vol. 3 No. 2 (2026): Information Technology Studies Journal (ITECH)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/z4me1y02

Abstract

Dunia usaha yang semakin dinamis menuntut manajemen perusahaan mampu mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, termasuk sumber daya informasi. Salah satu bentuk informasi yang memegang peranan penting dalam industri jasa penilaian kerugian asuransi (loss adjuster) adalah informasi klaim asuransi. PT Prima Adjusterindo Mandiri, sebagai penilai independen (adjuster) bagi berbagai perusahaan asuransi mitra, masih mengandalkan pencatatan klaim secara semi-manual berbasis lembar sebar (spreadsheet), sehingga menimbulkan keterlambatan penugasan surveyor, penumpukan antrian verifikasi, dan risiko kesalahan manusia (human error) dalam penentuan status persetujuan klaim. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Persetujuan Klaim Asuransi berbasis web menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall, yang meliputi tahap analisis sistem, spesifikasi kebutuhan, perancangan (Unified Modeling Language dan Logical Record Structure), pengembangan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, pengujian, serta implementasi dan pemeliharaan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi alur kerja dan wawancara dengan pemangku kepentingan. Pengujian fungsionalitas sistem dilakukan dengan teknik Black Box Testing pada modul Admin dan modul User/Surveyor. Hasil pengujian menunjukkan seluruh skenario uji (12 kasus uji) berstatus diterima, yang mengindikasikan sistem berfungsi sesuai spesifikasi yang dirancang. Sistem yang dihasilkan mengintegrasikan proses pendaftaran nasabah, penugasan surveyor, pelaporan hasil survei, hingga penentuan status kelengkapan dokumen klaim secara terpusat, sehingga mampu memangkas durasi verifikasi klaim dibandingkan metode manual serta meningkatkan akurasi dan koordinasi antara admin, surveyor, dan pihak asuransi mitra. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model perancangan sistem informasi klaim yang dapat direplikasi pada perusahaan adjuster sejenis di Indonesia.