Ridwan Mubarok
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Komunikasi Politik Dalam Kontestasi Pilkada Serentak 2015: Hegemoni Dan Simbol-Simbol Dinasti Politik Di Kabupaten Cianjur Ridwan Mubarok; Yani Nurhasanah
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Vol. 11 No. 1 (2026): Annaba : Jurnal Ilmu Jurnalistik
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/annaba.v11i1.58439

Abstract

Kontestasi pemilihan kepala daerah secara langsung merupakan instrumen penting demokratisasi di Indonesia, tetapi demokrasi elektoral tidak selalu menjamin pemerataan kesempatan politik. Salah satu persoalan yang berkembang ialah politik dinasti, yakni kecenderungan reproduksi kekuasaan melalui hubungan keluarga dan jaringan kekerabatan. Artikel ini menganalisis dinamika komunikasi politik dalam Pilkada Serentak 2015 di Kabupaten Cianjur dengan fokus pada hegemoni dinasti politik, strategi pelanggengan kekuasaan, dan simbol-simbol hegemonik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis dan strategi studi kasus. Analisis dilakukan melalui perspektif hegemoni Antonio Gramsci, konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann, serta teori kekuasaan Harold D. Lasswell. Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi politik tidak hanya berlangsung melalui kampanye formal, tetapi juga melalui jaringan kekuasaan, hubungan kekerabatan, birokrasi, partai politik, organisasi masyarakat, media, dan simbol legitimasi. Hegemoni bekerja melalui pembentukan kesadaran, penerimaan, dan normalisasi keberlanjutan kekuasaan keluarga. Kemenangan Irvan Rivano Muhtar-Herman menunjukkan konstruksi politik dinasti sebagai kesinambungan kepemimpinan sebelumnya di Cianjur lokal.
Strategi Dakwah Politik Partai Persatuan Pembangunan Dan Korelasinya Dengan Perolehan Kursi Legislatif Pada Pemilu 2014 Ridwan Mubarok; Isman Muslim
Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik Vol. 9 No. 4 (2024): ANNABA: Jurnal Ilmu Jurnalistik
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/annaba.v9i4.58442

Abstract

Politik dan dakwah merupakan dua ranah yang saling berkaitan dalam kehidupan masyarakat Muslim. Politik berhubungan dengan pengelolaan kekuasaan dan kepentingan publik, sedangkan dakwah bertujuan mengajak manusia mewujudkan kehidupan berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini menganalisis strategi dakwah politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan relevansinya dengan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2014. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dan analisis isi terhadap materi politik yang mengandung pesan dakwah. Hasil analisis menunjukkan bahwa dakwah politik PPP diwujudkan melalui kebijakan, program, komunikasi politik, keteladanan kader, dan partisipasi masyarakat. Strategi tersebut tidak hanya berorientasi pada perolehan kekuasaan, tetapi juga pada pendidikan politik, artikulasi aspirasi umat, pembentukan perilaku politik yang berorientasi pada kemaslahatan, serta pembangunan masyarakat. Efektivitas dakwah politik dipengaruhi kualitas komunikator, pesan, media, metode, dan respons masyarakat. Perolehan kursi legislatif menjadi indikator keberhasilan elektoral, tetapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dakwah politik.