Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kesehatan Reproduksi Remaja Putri Melalui Media Booklet Persiapan Menarche Susilawati, Sri; N, Ratni; F, Maghfira Nur; Barokah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v7i4.7586

Abstract

Menarche merupakan proses penting sebagai awal pubertas pada remaja putri. Peristiwa ini biasanya terjadi diantara usia 10 hingga 16 tahun dan memerlukan perhatian khusus. Berdasarkan data Riskesdas diantara remaja 10-19 tahun, menarche terjadi pada usia 12 tahun (42.8%), usia 15 tahun (96.2%), dan usia 18 tahun (99.6%). Persiapan menstruasi pertama pada remaja putri khususnya remaja awal mayoritas mereka belum begitu faham apa saja yang harus disiapkan Ketika akan menghadapi menarche/menstruasi pertama, sehingga sangat penting untuk dilakukan program pengabdian masyarakat ini dengan harapan ada keterlibatan ahli  medis selain kedua orangtua dan guru untuk remaja siap menghadapai menarche disesuaikan dengan perkembangan zaman. Tujuan pengabdian Masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan menarche remaja putri menggunakan media booklet dengan metode edukasi, sehingga mereka lebih siap menghadapi menarche. Metode yang dilakukan yaitu melalui penyuluhan dan pemberian booklet persiapan menarche bagi remaja, supaya bisa dibaca dirumah atau dimanapun dan kapanpu. Sasaran kegiatan pengadbian Masyarakat ini melalui penyuluhan persiapan menstruasi pertama kali adalah remaja puteri usia 10-12 tahun sebanyak 20 orang. Hasil kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman remaja putri tentang Menarche (mestruasi pertama kali) sehingga mereka bisa mempersiapkannya menjelang menrtruasi di usia pubertas. Kesimpulan: Program pengabdian Masyarakat melalui penyuluhan media Booklet ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja putri tentang persiapan menghadapi menarche.
Implementation of Law Number 4 of 2019 in the Independent Practice of Midwives N, Ratni; Nur, Ijang Budiana
JUSTISI Vol. 10 No. 1 (2024): JUSTISI
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jurnaljustisi.v10i1.2258

Abstract

The profession of a midwife is someone who participates in a midwifery program regularly, structured and recognized by the state. A midwife is considered a professional health worker and is responsible for working with women during pregnancy, childbirth and breastfeeding. The purpose of this study was to determine the implementation of midwifery laws in the independent practice of midwives in the City of Tasikmalaya. The research method uses empirical with quantitative descriptive. This study used a sample of 40 respondents who owned and carried out midwifery independent practice. From the research results, it was found that all midwives already knew about midwifery laws and standards, and the sanctions received if practices did not comply with applicable standards. However, there are still 10% who have not extended STR and SIPB, as well as facilities and infrastructure that are not up to standard. It is hoped that there will be supervision and motivation for midwives to continue to maintain compliance in midwifery services. Keywords: Midwifery; Regulations; Midwife independent practice