This Author published in this journals
All Journal AMI
Achmad Zainul Arifin
Universitas Al-Qolam Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Strategik Program Tahfidz Al-Qur'an Dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan Santri: Studi Kasus di Pondok Pesantren Dafa Putri Bantur Muhammad Husni; Achmad Zainul Arifin
AMI Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : AMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen strategik dalam program tahfidz Al-Qur'an sebagai upaya meningkatkan kualitas hafalan santri di Pondok Pesantren Dafa Putri Bantur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam kepada pengasuh pesantren, pengurus pesantren, para ustadzah, dan santri, serta observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategik program tahfidz dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu perumusan strategi, implementasi strategi, evaluasi strategi, dan pengembangan berkelanjutan. Perumusan strategi dilakukan dengan menetapkan visi, sistem hafalan, kurikulum kegiatan tahfidz, serta sistem pembinaan santri berbasis nilai-nilai Al-Qur'an. Implementasi strategi diwujudkan melalui pembelajaran talaqqi, muroja'ah, setoran hafalan, pembiasaan dan pendampingan intensif oleh pengasuh dan ustadzah. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui ujian hafalan berkala, monitoring perkembangan hafalan santri, serta evaluasi kinerja para pengurus dan ustadzah. Strategi tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas hafalan santri, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, istiqamah, kejujuran, dan kemandirian. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan pengasuh, budaya pesantren, kompetensi ustadzah, serta dukungan orang tua. sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan santri, kejenuhan belajar, dan keterbatasan sarana pendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan program tahfidz dipengaruhi oleh integrasi manajemen strategik dengan pembinaan secara sistematis sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, spiritual, dan sosial.