Abdul AryaRajani
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Manajemen Komunikasi Terhadap Keberhasilan Proyek Oleh Kontraktor Cv. Gunung Belah Di Kabupaten Kutai Kartanegara Abdul AryaRajani; Kezia Arum Sary; Silviana Purwanti
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen komunikasi pada CV. Gunung Belah serta mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat efektivitas komunikasi dalam proyek konstruksi di Kabupaten Kutai Kartanegara. Berlandaskan Teori Situasional Hersey dan Blanchard, efektivitas komunikasi bergantung pada kemampuan organisasi dalam menyesuaikan strategi komunikasi dengan kondisi lingkungan. Pada industri konstruksi, dinamika lapangan, kompleksitas pekerjaan, dan keterlibatan beragam pemangku kepentingan menuntut pengelolaan komunikasi yang adaptif demi tercapainya target proyek. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah tiga tahapan utama manajemen komunikasi: perencanaan, pelaksanaan, serta pengendalian dan evaluasi pada CV. Gunung Belah sebagai kontraktor lokal di Kutai Kartanegara. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa CV. Gunung Belah telah mengimplementasikan manajemen komunikasi melalui perancangan alur informasi yang terstruktur serta pemanfaatan media komunikasi yang bervariasi, baik secara tatap muka maupun melalui platform digital. Keterlibatan aktif stakeholder dan kejelasan pembagian peran menjadi faktor pendukung utama. Sebaliknya, keterbatasan dokumentasi terdigitalisasi yang sistematis serta tingginya ketergantungan pada instruksi lisan tanpa catatan tertulis memadai menjadi kendala operasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas manajemen komunikasi berkontribusi secara signifikan terhadap ketepatan waktu pelaksanaan, efisiensi anggaran, dan tingkat kepuasan stakeholder.