Dimas Eka Putra
Universitas Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Debt To Equity Ratio (DER) Dan Current Ratio (CR) Terhadap Return On Assets (ROA) Pada PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Periode 2021-2025 Rinjani Puspa Mayang Sari; Dimas Eka Putra; Athaya Pratama Adiwidya; Nabihan Mahib Rabbani Ahes
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.946

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) dan Current Ratio (CR) terhadap Return on Assets (ROA) pada PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) periode 2021-2025. ROA digunakan sebagai indikator profitabilitas karena menggambarkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba bersih melalui pemanfaatan seluruh aset. DER mewakili struktur modal, sedangkan CR mencerminkan likuiditas jangka pendek perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif asosiatif. Data penelitian berupa data sekunder dari laporan keuangan tahunan PT Kalbe Farma Tbk periode 2021-2025 yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia dan situs resmi PT Kalbe Farma Tbk. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kelengkapan laporan keuangan, penggunaan mata uang rupiah, dan ketersediaan data untuk menghitung DER, CR, dan ROA. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan RStudio pada tingkat signifikansi 5%. Sebelum uji hipotesis, dilakukan uji normalitas Shapiro-Wilk , uji multikolinearitas dengan Variance Inflation Factor (VIF), uji heteroskedastisitas Breusch-Pagan , dan uji autokorelasi Durbin-Watson . Hasil penelitian menunjukkan bahwa DER dan CR memiliki pengaruh positif terhadap ROA, namun keduanya belum signifikan secara parsial. Secara simultan DER dan CR juga tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Nilai R² sebesar 0,898 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 89,8% variasi ROA, meskipun interpretasinya perlu dilakukan dengan hati-hati karena jumlah observasi hanya lima tahun pengamatan.