Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Eco Labelling dan Online Green Campaign terhadap Green Attitude dengan Green Corporate Image sebagai variabel mediasi pada konsumen Starbucks. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif melalui metode survei yang melibatkan 150 konsumen Starbucks sebagai responden, dengan teknik purposive sampling sebagai metode penentuan sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Eco Labelling dan Online Green Campaign berpengaruh positif dan signifikan terhadap Green Corporate Image, serta secara langsung juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Green Attitude. Selain itu, Green Corporate Image terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Green Attitude serta mampu memediasi secara positif dan signifikan hubungan antara Eco Labelling maupun Online Green Campaign dengan Green Attitude. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa penerapan eco labelling yang informatif dan pelaksanaan kampanye lingkungan melalui media digital yang efektif dapat memperkuat citra Starbucks sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, sehingga mendorong terbentuknya sikap konsumen yang lebih positif terhadap pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengintegrasikan strategi pelabelan ramah lingkungan dengan komunikasi digital yang konsisten untuk memperkuat citra perusahaan sekaligus meningkatkan kepedulian konsumen terhadap keberlanjutan lingkungan.