p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Cendekia Ilmiah
Menik Indrati
Universitas Esa Unggul Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Nilai Perusahaan, Profitabilitas, dan Inflasi Terhadap Kebijakan Dividen Umi Sholihah; Menik Indrati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13030

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh nilai perusahaan (Market-to-Book/MTB), profitabilitas (Net Profit Margin/NPM), dan inflasi terhadap kebijakan dividen (Dividend Payout Ratio/DPR) dengan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol pada subsektor food & beverage di Bursa Efek Jakarta. Populasi terdiri dari 95 perusahaan dengan kriteria dan purposive sampling diperoleh 31 perusahaan (93 sampel) untuk periode 2022–2024. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda menggunakan SPSS 25. Hasil menunjukkan variabel nilai perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap DPR (β=0,042; t=2,031; p=0,046). Variabel profitabilitas (NPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap DPR (β=0,989; t=2,587; p=0,012) dan inflasi tidak berpengaruh signifikan (β=−0,454; t=−0,175; p=0,862). Secara simultan model signifikan (F=3,564; p=0,011) dengan Adjusted R²=0,126. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan valuasi pasar dan margin laba yang lebih tinggi cenderung meningkatkan pembayaran dividen, sementara tekanan inflasi pada periode observasi tidak mengubah kebijakan dividen secara berarti. Bagi investor dan regulator indikator nilai perusahaan dan profitabilitas relevan untuk menilai konsistensi kebijakan dividen di subsektor ini.
Pengaruh Piutang, Persediaan, Utang, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Going Concern Perusahaan Leni Gusliani Triyana; Menik Indrati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13096

Abstract

Studi ini meneliti dampak piutang, persediaan, hutang usaha, dan ukuran perusahaan terhadap status kelangsungan usaha perusahaan farmasi. Konsep kelangsungan usaha mencerminkan kemampuan perusahaan untuk melanjutkan operasinya dan memenuhi kewajiban keuangannya di masa mendatang. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan data keuangan dari perusahaan farmasi untuk menganalisis hubungan antara variabel-variabel tersebut dan pengaruhnya terhadap kelangsungan usaha. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa piutang usaha tidak memengaruhi arus kas dan likuiditas perusahaan perawatan kesehatan, sehingga tidak memengaruhi status kelangsungan usahanya. Demikian pula, manajemen persediaan memainkan peran penting, karena tingkat persediaan yang berlebihan atau tidak mencukupi dapat mengganggu efisiensi operasional dan profitabilitas. Utang usaha ditemukan tidak memengaruhi fleksibilitas keuangan dan kemampuan untuk mengelola kewajiban jangka pendek, yang secara langsung berkorelasi dengan kesehatan keuangan perusahaan. Selain itu, ukuran perusahaan muncul sebagai penentu ketahanan, dengan perusahaan farmasi yang lebih besar menunjukkan stabilitas yang lebih besar karena operasi yang terdiversifikasi dan sumber daya keuangan yang lebih kuat.