Maudia Puput Mulyawati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN CLIENT CENTERED UNTUK MENINGKATKAN SELF DISCLOSURE PESERTA DIDIK KELAS XI SMK Maudia Puput Mulyawati; Sitti Hartinah; Hanung Sudibyo
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 16, No 2 (2026): Edisi Juli - Desember 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v16i2.31009

Abstract

Kemampuan pengungkapan diri (self disclosure) peserta didik yang rendah dapat menghambat pembentukan hubungan interpersonal yang sehat serta menyulitkan guru bimbingan dan konseling dalam memahami kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat self disclosure peserta didik kelas XI MPLB 1 SMK Karya Bakti Brebes sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok berpendekatan client centered, serta menguji efektivitasnya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental desain one-group pretest-posttest. Populasi berjumlah 36 peserta didik, dengan sampel 14 peserta didik yang ditentukan melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas dengan korelasi product moment menghasilkan 38 dari 50 butir pernyataan valid, sedangkan uji reliabilitas dengan Cronbach's Alpha diperoleh nilai 0,933. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji paired sample t-test dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor self disclosure meningkat dari 113,571 pada pretest menjadi 130,357 pada posttest, dengan nilai thitung -5,967 (ttabel 2,160), signifikansi p<0,001, dan effect size 1,60 (kategori sangat besar). Temuan ini membuktikan bahwa layanan konseling kelompok berpendekatan client centered efektif meningkatkan self disclosure peserta didik, sehingga hipotesis kerja diterima dan hipotesis nihil ditolak. Disarankan agar layanan ini dioptimalkan penggunaannya oleh guru bimbingan dan konseling di sekolah.