Widya Astavida
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN E-MODUL UNTUK PEMBELAJARAN NAIL EXTENSION PADA SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 3 BOGOR Widya Astavida; Mari Okatini Armandari; Nurul Hidayah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran materi Pemanjangan Kuku (Nail Extension) di SMK Negeri 3 Bogor masih menghadapi permasalahan berupa keterbatasan sumber belajar yang terstruktur, sehingga peserta didik cenderung kesulitan memahami langkah kerja praktik secara mandiri dan pembelajaran menjadi kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul Pemanjangan Kuku (Nail Extension) yang valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa kelas XI. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Uji validitas produk dilakukan oleh dua ahli materi, satu ahli media, serta uji one to one kepada peserta didik kelas XII. Uji praktikalitas dilakukan melalui uji small group dan field test. Uji efektivitas dilakukan melalui pengukuran hasil belajar menggunakan pre-test dan post-test. Instrumen penelitian berupa angket dan tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan skala Likert serta perhitungan N-Gain. Hasil uji validitas menunjukkan penilaian ahli materi I meningkat dari 87,34% menjadi 96,84% dan ahli materi II meningkat dari 92,63% menjadi 100% dengan kategori sangat layak. Uji validitas ahli media memperoleh persentase 67,5% pada tahap pertama dan meningkat menjadi 70% dengan kategori layak. Pada uji coba perorangan menunjukkan persentase 90,37% yang termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil uji praktikalitas di uji small group mendapatkan persentase sebesar 88,67% yang termasuk kategori sangat praktis, dan pada uji coba field test mendapatkan nilai sebesar 86,26% dengan kategori sangat praktis. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 56,96 menjadi 89,54 dengan skor N-Gain 0,76 yang masuk ke dalam kategori tinggi. Dengan demikian, e-modul yang dikembangkan terbukti layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran.