Deswita Adinda Siahaan
Universitas Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN SISTEM ABSENSI BERBASIS DIGITAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN PENGAWASAN PEMILU PROVINSI JAWA TIMUR Deswita Adinda Siahaan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi digital dalam manajemen kepegawaian menjadi kebutuhan penting bagi instansi pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas kinerja aparatur. Salah satu bentuk penerapan teknologi tersebut adalah penggunaan sistem absensi berbasis digital sebagai alat pengendalian disiplin dan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem absensi berbasis digital serta pengaruhnya terhadap kinerja pegawai di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data kehadiran pegawai periode September hingga November dianalisis untuk melihat pola kedisiplinan, sementara wawancara dilakukan untuk menggali persepsi pegawai terhadap efektivitas sistem absensi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem absensi digital mampu meningkatkan kedisiplinan kehadiran pegawai, yang ditandai dengan dominasi kategori hadir secara konsisten dan hadir sesuai jadwal. Sistem ini juga meminimalkan potensi manipulasi data kehadiran serta mempermudah proses monitoring dan evaluasi kinerja oleh pimpinan. Temuan wawancara mengungkapkan bahwa pegawai menjadi lebih tertib, bertanggung jawab, dan memperhatikan ketepatan waktu kerja setelah sistem absensi digital diterapkan. Peningkatan disiplin kehadiran tersebut berdampak positif terhadap kesiapan kerja, efektivitas koordinasi, dan efisiensi pelaksanaan tugas pengawasan pemilu. Dengan demikian, sistem absensi berbasis digital tidak hanya berfungsi sebagai instrumen administratif, tetapi juga sebagai sarana penguatan tata kelola sumber daya manusia yang mendukung profesionalisme, akuntabilitas, dan kinerja organisasi Bawaslu Provinsi Jawa Timur secara berkelanjutan.