Adhy Kurniawan
Department of Civil Engineering, Universitas Gadjah Mada, Jl. Yacaranda Sekip Unit IV, Bulaksumur, Caturtunggal, Depok, Sleman, D. I Yogyakarta, 55281.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Lingkungan dari Proses Flushing Waduk Mrica terhadap Kualitas Air di Hilir Sungai Serayu, Jawa Tengah Fadhila Annisa Mawaddah; Muhammad Sulaiman; Agus Prasetya; Adhy Kurniawan
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 24, No 3 (2026): May 2026
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.24.3.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sedimentasi di Waduk Mrica serta metode flushing sedimen melalui drawdown culvert (DDC). Fokus utama kajian ini adalah mengevaluasi dampak lingkungan flushing DDC terhadap kualitas air di wilayah hilir Sungai Serayu. Pendekatan studi kasus digunakan dengan mengintegrasikan metode deskriptif, kuantitatif, dan kualitatif. Validitas data kuantitatif diperkuat melalui analisis statistik, sementara data diperoleh melalui studi dokumentasi dengan memanfaatkan data sekunder dari berbagai instansi terkait seperti PT. PLN Indonesia Power, Perum Jasa Tirta I, serta mitra lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Waduk Mrica mengalami akumulasi sedimen yang signifikan dari waktu ke waktu. Hal ini menjadikan metode flushing DDC sebagai upaya teknis yang penting, namun juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan terutama pada ekosistem Sungai Serayu bagian hilir. Proses flushing sedimen Waduk Mrica melalui DDC menyebabkan lonjakan TSS dan kekeruhan, namun dampaknya hilang dalam 1–2 jam dan semakin berkurang seiring jarak dari titik flushing. Parameter TDS tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Pemantauan kekeruhan di intake Kaliori menunjukkan bahwa tingginya kekeruhan tidak hanya disebabkan oleh flushing, tetapi juga dipengaruhi oleh erosi tebing sungai, musim hujan, serta kejadian banjir dan longsor.