Adian Khoironi
Program Studi Sarjana Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan, Universitas Dian Nuswantoro Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Sanitasi Lingkungan Penyakit Demam Berdarah Dengue di Wilayah Permukiman Kumuh Kota Semarang: Studi Cross-Sectional Lenci Aryani; Fitria Wulandari; Eko Hartini; Adian Khoironi
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 24, No 3 (2026): May 2026
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.24.3.551-557

Abstract

Kota Semarang merupakan salah satu wilayah endemis Demam Berdarah Dengue (DBD), di mana salah satu faktor penyebabnya adalah perubahan iklim yang diperparah dengan sanitasi lingkungan yang buruk. Kondisi permukiman kumuh menunjukkan tingkat keparahan yang tinggi, sanitasi yang buruk, distribusi air bersih yang tidak memadai, serta kualitas lingkungan yang rendah. Tujuan penelitian untuk menilai perilaku masyarakat di Kota Semarang, khususnya di wilayah permukiman kumuh, terkait praktik kebersihan lingkungan dalam pencegahan DBD. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan pendekatan survey observasional. Teknik pengambilan samel menggunakan cara purposive sampling dengan populasi penelitian terdiri dari penduduk di dua wilayah permukiman kumuh dengan kondisi terparah di Kota Semarang, yaitu Kelurahan Bulu Lor dan Purwosari. Sampel pada penelitian adalah masyarakat umum yang berdomisili di Kota Semarang dengan jumlah responden sebanyak 60 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan wawancara langsung. Uji hubungan menggunakan chi-square dengan tingkat kemaknaan p-value <0,05 dinyatakan hubungan yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku masyarakat terhadap lingkungan dengan perilaku pencegahan Demam Berdarah Dengue (p-value 0,03), antara kondisi bangunan dengan perilaku pencegahan Demam Berdarah Dengue (p value 0,000), serta antara fasilitas lingkungan dengan perilaku pencegahan Demam Berdarah Dengue (p-value 0,02). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor lingkungan dengan pencegahan Demam Berdarah Dengue. Oleh karena itu, perilaku individu dan kondisi lingkungan dapat menjadi faktor kunci dalam mengurangi atau mencegah kejadian Demam Berdarah Dengue dimulai dengan perubahan perilaku pada tingkat individu. Pencegahan Demam Berdarah Dengue sebaiknya dimulai dari lingkungan keluarga, karena sikap maupun tindakan pencegahan dapat dikelola secara efektif dalam lingkungan yang sehat dan kondusif.