Nilai perusahaan menjadi salah satu indikator yang digunakan investor untuk menilai prospek perusahaan karena mencerminkan persepsi pasar terhadap kemampuan perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan pemegang saham. Pada sektor perbankan, nilai perusahaan merupakan salah satu indikator penting karena mencerminkan kepercayaan investor terhadap kinerja perusahaan ditengah dinamika industri perbankan. Namun, hasil penelitian mengenai pengaruh kinerja keuangan, struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan masih menunjukkan hasil yang inkonsisten. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan, struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2023-2025. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menguji pengaruh ROE, CAR, dan Size pada perusahaan sektor perbankan periode 2023-2025 yang mencerminkan kondisi perlambatan pertumbuhan kredit. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan data sekunder. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu teknik purposive sampling, diperoleh 35 perusahaan dengan total sampel 105. Analisis data dilakukakn menggunakan regresi data panel dengan software Eviews 13. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial kinerja keuangan, dan struktur modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan ketiga variabel tersebut yaitu kinerja keuangan, struktur modal dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan profitabilitas dan pengelolaan kecukupan modal menjadi faktor yang lebih dipertimbangkan investor dalam menilai perusahaan perbankan.