Muhammad Habib
Institut Jam'iyah Mahmudiyah Langkat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tantangan dan Peluang Menabung: Analisis Perilaku Menabung Ibu-Ibu Rumah Tangga di Lembaga Keuangan Mikro Syariah Dusun III Jawa, Desa Besilam Yaumul Khair Afif; Muhammad Habib; Ismi Latifah
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 6 Nomor 2 Mei 2026
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v6i2.3696

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis motif, pola perilaku, serta faktor pendorong dan penghambat menabung ibu-ibu rumah tangga khususnya anggota kelompok wirid Yasin pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), dengan studi kasus di Dusun III Jawa, Desa Besilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap informan ibu rumah tangga, pengurus kelompok wirid, dan petugas lapangan LKMS. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan mengikuti model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif menabung ibu rumah tangga didominasi oleh kebutuhan berjaga-jaga (dana darurat), biaya pendidikan anak, dan tujuan ibadah, yang diperkuat oleh nilai religiusitas dan keinginan menjauhi riba. Pola perilaku menabung bersifat rutin namun bernominal kecil, dipermudah oleh layanan jemput bola dan fleksibilitas setoran LKMS. Meskipun demikian, ditemukan sejumlah tantangan berupa fluktuasi pendapatan rumah tangga yang bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan, beban pengeluaran sosial-kemasyarakatan, serta rendahnya literasi mengenai mekanisme bagi hasil syariah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan edukasi literasi keuangan syariah, pengembangan produk tabungan berbasis siklus pendapatan musiman, serta sinergi program pemberdayaan ekonomi perempuan dengan layanan LKMS untuk mendorong inklusi keuangan syariah yang berkelanjutan di kawasan pedesaan religius seperti Besilam.