Haromaini, Raudatul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Etika Politik Franz Magnis Suseno dan Abdurrahman Wahid: Studi Komparatif tentang Demokrasi, Pluralisme, dan Keadilan Haromaini, Raudatul
POLITEA Vol 9, No 1 (2026): Politea : Jurnal Pemikiran Politik Islam
Publisher : State Islamic Institute of Kudus (IAIN Kudus)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/politea.v9i1.37169

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbandingan etika politik antara Franz Magnis Suseno dan Abdurrahman Wahid sebagai respons terhadap krisis moral dalam politik Indonesia. Krisis ini terlihat dari meningkatnya tingkat korupsi, nepotisme, dan penurunan standar moral dalam pelaksanaan kekuasaan, yang mencerminkan kesenjangan antara idealisme politik dan realitas empiris, sehingga mengancam legitimasi demokrasi dan kepercayaan publik terhadap institusi politik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan hermenunetik dengan metode library research dan analisis hermeneutik terhadap karya utama kedua tokoh ini, serta sumber tambahan seperti artikel jurnal dan literatur relevan. Hasil Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa, meskipun berasal dari konteks yang berbeda Magnis dari filsafat Katolik Barat dan Gus Dur dari tradisi Islam di kepulauan Indonesia keduanya sepakat bahwa etika harus menjadi dasar legitimasi politik. Magnis dan Gus Dur menolak pandangan bahwa politik hanyalah persaingan untuk kekuasaan, dan mereka menekankan bahwa politik harus didasarkan pada nilai-nilai moral agar dapat mencapai kemakmuran bersama. penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi dari prinsip-prinsip etika kedua pemikir ini dapat berkontribusi secara signifikan dalam membentuk sistem politik yang lebih bermartabat, demokratis, dan berorientasi pada masyarakat di Indonesia.