Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkatdan menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok lansia. Pengendalian kadar guladarah pada pasien diabetes melitus dapat dilakukan melalui terapi nonfarmakologis, salah satunyadengan penerapan diet 3J (jumlah, jenis, dan jadwal). Namun, rendahnya tingkat pengetahuan lansiamengenai prinsip diet 3J menjadi kendala dalam pengelolaan penyakit. Oleh karena itu, diperlukanmedia edukasi yang efektif, salah satunya melalui penggunaan booklet. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh media booklet diet 3J (jumlah, jenis, jadwal) terhadap peningkatan pengetahuanlansia dalam mengontrol gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II di UPT Puskesmas SelawiKabupaten Lahat. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one grouppretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia penderita diabetes melitus tipe II yangmemenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dansesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa nilai pengetahuan responden sebelum intervensi memiliki median sebesar 12,00,dan setelah diberikan edukasi menggunakan media booklet meningkat menjadi median 17,00. Hasiluji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yangsignifikan dari penggunaan media booklet diet 3J terhadap peningkatan pengetahuan lansia dalammengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II. Kesimpulan dari penelitian iniadalah media booklet diet 3J efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia dalam mengontrol guladarah. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk memanfaatkan media booklet sebagai salah satu saranaedukasi dalam meningkatkan pemahaman pasien diabetes melitus.