Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN UMKM BERBASIS DIGITAL MELALUI OPTIMALISASI GOOGLE MAPS DAN KONTEN PROMOSI MEDIA SOSIAL DI DESA DUKUH, INDRAMAYU Dermawan, Windy; Renanta, Alifda Tisya; Dwi Damara, Zaskia Rahma; Rahma, Rizki Aulia; Zaman, Muhammad Badruz; Fitriyani, Syifa
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i2.71318

Abstract

Low adoption of digital technology remains a challenge for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in rural areas, particularly regarding marketing and business visibility. This situation is evident among MSMEs in Dukuh Village, Indramayu Regency, where the majority have yet to utilize digital platforms to expand their market reach. This community service initiative aims to enhance the digital visibility of MSMEs by optimizing their presence on Google Maps and creating promotional content for social media. The methods employed included social mapping, MSME data collection, guidance on adding and optimizing business locations on Google Maps, and the creation of digital promotional content titled "JEDUK (Jelajah Desa Dukuh)," distributed via TikTok and Instagram. The initiative targeted 47 MSMEs across Dukuh Village. Results indicate that, of the 36 MSMEs previously unregistered on Google Maps, 30 were successfully listed; consequently, 41 out of the 47 MSMEs (approximately 87%) now have location-based visibility on the platform, with 16 having achieved verified status and active visibility in search results. Furthermore, the digital promotional content produced garnered between 2,169 and 2,801 views within the first 24 hours of posting. Overall, the initiative improved the accessibility of business information, expanded promotional reach to a wider audience, and fostered initial interactions between MSMEs and potential customers. Additionally, the program strengthened the capacity of MSME owners to utilize digital platforms for marketing, thereby paving the way for sustainable digital marketing practices at the village level.Rendahnya pemanfaatan teknologi digital masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah pedesaan, termasuk dalam aspek pemasaran dan visibilitas usaha. Kondisi tersebut juga ditemukan pada UMKM di Desa Dukuh, Kabupaten Indramayu, yang sebagian besar belum memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan visibilitas digital UMKM melalui optimalisasi Google Maps dan pembuatan konten promosi media sosial. Metode yang digunakan meliputi social mapping, pendataan UMKM, pendampingan penambahan dan optimalisasi titik lokasi usaha pada Google Maps, serta pembuatan konten promosi digital “JEDUK (Jelajah Desa Dukuh)” yang dipublikasikan melalui TikTok dan Instagram. Sasaran kegiatan adalah 47 UMKM yang tersebar di Desa Dukuh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 36 UMKM yang sebelumnya belum terdaftar pada Google Maps, sebanyak 30 UMKM berhasil didaftarkan, sehingga secara keseluruhan 41 dari 47 UMKM (±87%) telah memiliki visibilitas berbasis lokasi pada platform tersebut, dengan 16 UMKM yang telah terverifikasi dan muncul secara aktif dalam pencarian. Selain itu, konten promosi digital yang diproduksi memperoleh jangkauan 2.169–2.801 penayangan dalam 24 jam pertama setelah unggahan. Secara umum, kegiatan ini memberikan dampak pada peningkatan aksesibilitas informasi usaha, perluasan jangkauan promosi ke audiens yang lebih luas, serta mendorong interaksi awal antara UMKM dan calon konsumen. Selain itu, program ini juga berkontribusi terhadap penguatan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran, sehingga membuka peluang keberlanjutan praktik pemasaran berbasis digital di tingkat desa.