Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Spasial Faktor Lingkungan terhadap Kejadian Kusta di Kota Surabaya, Indonesia Naufa, Nabila Wildan; Hendrati, Lucia Yovita
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 14 No. 1 (2026): JKP JUNI 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v14i1.1343

Abstract

Latar belakang: Kusta merupakan penyakit tropis terabaikan (neglected tropical disease) dengan beban morbiditas tinggi, terutama pada kelompok termarjinalkan. Penularan kusta dipengaruhi kontak erat serta kondisi lingkungan. Distribusi secara spasial cocok untuk memvisualisasikan kasus kusta karena penularannya berhubungan dengan kondisi lingkungan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara spasial distribusi dan hubungan faktor kepadatan penduduk, akses sanitasi aman, dan kepadatan hunian dengan kejadian kusta di Surabaya tahun 2024. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain studi ekologi. Teknik pemilihan sampel menggunakan total populasi, yaitu seluruh Kecamatan di Kota Surabaya. Data diperoleh dari Profil Kesehatan Kota Surabaya 2024, meliputi total kasus kusta, kepadatan penduduk, akses sanitasi aman, dan kepadatan hunian. Data dianalisis secara spasial dan dilakukan analisis regresi linier berganda. Hasil: Pola distribusi spasial menunjukkan kasus tidak tersebar secara homogen. Kepadatan hunian berhubungan secara positif dan signifikan terhadap jumlah kasus kusta (β = 9,707; p = 0,027). Kepadatan penduduk (β = 0,000055; p = 0,297) dan akses sanitasi aman (β = -0,083; p = 0,131) tidak berhubungan secara signifikan. Kesimpulan: Kepadatan hunian berperan penting terhadap kejadian kusta. Oleh karena itu, intervensi pengendalian kusta perlu difokuskan pada peningkatan kualitas hunian, deteksi dini kontak serumah, serta penguatan surveilans berbasis keluarga di tingkat kecamatan.