Irpan Kristanto
Program Studi Pendidikan Profesi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Perbanas Institute, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Transaksi Afiliasi terhadap Kualitas Laba dan Penyajian Laporan Keuangan dalam Perspektif Manajemen Perpajakan Irpan Kristanto; Yustiana Dwiatmaja; Poltak Maruli John Liberty Hutagaol
Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 2 (2026): Asian Journal of Multidisciplinary Research
Publisher : Jujurnal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/k7fw7053

Abstract

Transaksi pihak berelasi (related party transactions) merupakan fenomena yang umum terjadi pada perusahaan dengan struktur grup usaha yang kompleks. Transaksi tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi melalui efisiensi bisnis, namun juga memiliki risiko terhadap kualitas laba, transparansi laporan keuangan, dan pengelolaan perpajakan apabila tidak dilakukan berdasarkan prinsip kewajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transaksi afiliasi terhadap kualitas laba dan penyajian laporan keuangan dalam perspektif manajemen perpajakan pada PT Astra International Tbk periode 2021-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan data sekunder berupa laporan tahunan, laporan keuangan konsolidasian, dan catatan atas laporan keuangan PT Astra International Tbk periode 2021-2024. Analisis dilakukan menggunakan tiga indikator utama yaitu rasio transaksi pihak berelasi (Related Party Transaction Ratio/RPT Ratio), Cash Flow to Net Income Ratio (CFNI) sebagai indikator kualitas laba, dan Effective Tax Rate (ETR) sebagai indikator manajemen perpajakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi pihak berelasi PT Astra International Tbk memiliki proporsi yang signifikan terhadap aktivitas perusahaan dengan rasio 36,88%-42,14% terhadap pendapatan bersih. Analisis kualitas laba menunjukkan nilai CFNI sebesar 0,76-1,49 yang mengindikasikan bahwa laba perusahaan secara umum masih memiliki dukungan arus kas operasi yang memadai. Dari perspektif perpajakan, nilai ETR sebesar 18,31%-20,91% menunjukkan tingkat beban pajak efektif yang relatif stabil. Penelitian menyimpulkan bahwa transaksi afiliasi pada PT Astra International Tbk periode 2021-2024 lebih mencerminkan kebutuhan operasional perusahaan sebagai kelompok usaha terintegrasi dibandingkan sebagai instrumen manipulasi laba atau penghindaran pajak agresif. Transparansi pengungkapan transaksi pihak berelasi dan penerapan prinsip kewajaran menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas laporan keuangan.