Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa, mengukur validitas, serta mengukur tingkat kepraktisan dan efektivitas media pembelajaran berbasis video animasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 47 Tompotikka Palopo terhadap materi Kerajaan-Kerajaan di Nusantara. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu Analisis (Analysis), Desain (Design,) Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 47 Tompotikka Palopo dengan subjek penelitian guru dan 23 siswa dikelas IV. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket dan tes. Sedangkan teknik analisis data meliputi analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa peserta didik lebih menyukai media pembelajaran yang interaktif, proses desain media dilakukan dengan menggunakan canva. Media pembelajaran yang dikembangkan telah melalui tahap validasi ahli media, bahasa, dan materi dengan kategori sangat valid. Selanjutnya pengujian kepraktisan oleh guru mendapat skor 97.5% sementara kepraktisan siswa menunjukkan skor sebesar 89.34% yang berarti media ini sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Analisis efektivtas berdasarkan hasil pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa sebesar 76% yang menunjukkan bahwa media pembelajaran video animasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik terhadap materi yang diajarkan. Dengan demikian pengembangan media pembelajaran berbasis video animasi ini terbukti layak, praktis dan efektif untuk diaplikasikan dalam proses pembelajaran IPAS materi Kerajaan-Kerajaan di Nusantara.