Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, sebagian besar UMKM masih menerapkan sistem pencatatan manual yang berpotensi menimbulkan berbagai bentuk kecurangan internal, seperti penyalahgunaan kas, manipulasi transaksi, dan perubahan data penjualan. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran sistem kasir digital atau Point of Sale (POS) dalam mengurangi risiko terjadinya fraud pada UMKM. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui telaah berbagai literatur terindeks SINTA yang berkaitan dengan sistem informasi akuntansi, pengendalian internal, dan teori fraud triangle. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem kasir digital dapat meningkatkan efektivitas pengendalian internal melalui pencatatan transaksi secara otomatis dan real-time, penyediaan jejak audit digital, pengaturan hak akses pengguna, integrasi data penjualan dengan persediaan dan kas, serta penyusunan laporan keuangan secara otomatis. Dalam perspektif fraud triangle, sistem ini mampu memperkecil peluang terjadinya kecurangan, mengurangi rasionalisasi pelaku, serta membantu mendeteksi tekanan yang dapat mendorong tindakan fraud. Oleh karena itu, penerapan sistem kasir digital menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan keamanan pengelolaan keuangan UMKM.