Abdul Rohman Hakim
Universitas Pelita Harapan, Tangerang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Pengendalian Pompa Air Sisa Produksi Berbasis PLC dengan Sensor Floatless Level Switch dan Sensor Redundansi untuk Pencegahan Luapan Air Tangki Industri Abdul Rohman Hakim; Junita; Herman Kanabele
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 14 No. 3 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jst-undiksha.v14i3.99283

Abstract

Kinerja sistem kontrol pompa otomatis pada tangki penampungan air sisa produksi di area mesin pembuatan dinding ban mengalami penurunan efisiensi akibat kerusakan komponen dan keterbatasan mekanisme berbasis timer. Sistem lama tidak mampu merespons fluktuasi aliran air secara real-time, sehingga sering terjadi luapan tangki dan gangguan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis panel kontrol berbasis Programmable Logic Controller (PLC) yang terintegrasi dengan sensor floatless level switch dan sensor redundansi untuk mendeteksi level air secara presisi. Sistem dirancang dengan konfigurasi dual pump untuk memastikan keandalan operasi, penataan panel yang lebih rapi, serta fault alarm yang terhubung ke HMI utama. Penelitian menggunakan metode research and development dengan implementasi langsung pada tangki industri, disertai pengujian kinerja melalui simulasi dan pengukuran waktu siklus kerja pompa. Hasil implementasi menunjukkan penurunan signifikan insiden luapan tangki, efisiensi operasional meningkat dengan rata-rata waktu aktif pompa 2,52 menit dan waktu jeda 8,43 menit dan tidak adanya problem terkait air melebihi kapasitas tangki ataupun kerusakan pada sistem pompa yang tidak terdeteksi. Sistem baru terbukti lebih andal, efisien, dan mudah dipelihara dibanding sistem lama. Temuan ini berimplikasi pada peningkatan manajemen air industri sekaligus memperpanjang umur pakai pompa dan mengurangi risiko kerusakan lingkungan.