Kartika Sari
Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Sistem Internet of Things (IoT) Berbasis Energi Terbarukan Untuk Deteksi Kebakaran Irvando Aldo Renaldy; Rahmi Hidayati; Kartika Sari
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 14 No. 3 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jst-undiksha.v14i3.102871

Abstract

Kebakaran merupakan permasalahan serius yang berdampak pada lingkungan, kesehatan, dan aktivitas masyarakat, khususnya di daerah yang tidak memiliki infrastruktur listrik maupun internet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem deteksi kebakaran berbasis IoT yang mampu beroperasi secara mandiri menggunakan energi panel surya tanpa ketergantungan pada jaringan internet. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan tahapan identifikasi masalah, studi literatur, perancangan, pengembangan, pengujian, dan evaluasi. Subjek penelitian berupa satu perangkat prototipe yang terdiri atas mikrokontroler ESP32, sensor AMG8833 untuk thermal sensing, DHT22 untuk memantau suhu dan kelembaban panel box, MAX6675 untuk mengukur suhu lingkungan, serta MQ2 untuk mendeteksi konsentrasi gas. Sistem diuji pada tiga skenario uji coba (tanpa api, api kecil, dan api sedang) guna mengamati sensitivitas sensor dan kestabilan komunikasi data. Data sensor dikumpulkan melalui komunikasi LoRa dari perangkat transmiter ke penerima, kemudian diolah dan ditampilkan pada web dashboard berbasis Laravel. Analisis data dilakukan secara deskriptif-komparatif dengan membandingkan perubahan nilai sensor pada kondisi normal dan kondisi kebakaran. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi adanya api melalui peningkatan suhu termal dan konsentrasi gas, serta dapat beroperasi secara kontinu dengan suplai energi panel surya rata-rata 12 V/10 Wp. Simpulan dari penelitian ini adalah sistem yang dikembangkan efektif untuk mendeteksi kebakaran pada kondisi terbatas infrastruktur, sekaligus dapat beroperasi secara mandiri tanpa listrik eksternal.