Dini Maulinda
Departemen Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Anak dengan Masalah Gangguan Integritas Kulit Membran Mukosa Oral Melalui Penerapan Berkumur Menggunakan Larutan Madu Pada Anak Kemoterapi Suryani Suryani; Dini Maulinda; Desti Puswati; Afrida Sriyani Harahap
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.157

Abstract

Anak yang menjalani kemoterapi sering mengalami masalah mukositis. Munculnya masalah gangguan integritas kulit mukositis akan berdampak anak menjadi sulit menelan dan nyeri sehingga dapat mengambat proses pengobatan kanker. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan berkumur dengan larutan madu untuk mengatasi masalah keperawatan gangguan integritas kulit dalam asuhan keperawatan. Pelaksanaan studi kasus ini dilakukan dibulan Januari 2025, di Ruangan Anggrek RSUD Arifin Achmad Pekanbaru dengan subjektif data partisipan. Kriteria inkluasi subjektif anak yang berusia 6-18 tahun yang mendapatkan kemoterapi dan tidak mendapatkan obat mukositis. Anak mampu berkumur dengan larutan madu. Alat yang digunakan dalam studi kasus ini adalah instrumen Oral Assessment Guide (OAG) dan larutan madu multiflora sebanyak 50 ml yang di berikan 1 kali sehari. Pemberian kumur madu dilakukan selama 3 hari yang dimulai sejak 1 hari sebelum kemoterapi hingga 1 hari setelah kemoterapi selesai. Hasil Pada kasus 1 sebelum dilakukan penerapan berkumur dengan larutan madu didapatkan nilai OAG 12, setelah dilakukan penerapan nilai OAG menjadi 8. Pada kasus 2 sebelum dilakukan penerapan berkumur dengan larutan madu didapatkan nilai OAG 14, setelah dilakukan penerapan nilai OAG menjadi 9. Kondisi pasien yang mendapatkan obat kemoterapi beresiko timbulnya mukositis dengan obat Etoposio dan obat Daunocin kemoterapi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa terapi berkumur menggunakan larutan madu memberikan pengaruh yang signifikan dalam mengurangi ketidaknyamanan pada membran mukosa oral anak yang menjalani kemoterapi.
Penerapan Pemberian Olive Oil Terhadap Risiko Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Diabetes Melitus di Ruangan Mawar RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Ayu Azzahra Djohan; Dendy Kharisna; Sri Yanti; Dini Maulinda
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.158

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik kronis yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya risiko gangguan pada integritas kulit. Penulisan Karya Ilmiah Berbasis Evidence Based Practice ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan olive oil dalam memperbaiki risiko gangguan integritas kulit. Karya Ilmiah Berbasis Evidence Based Practice ini menggunakan metode Studi Kasus. Penerapan Evidence Based Practice dilakukan diruangan Mawar RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau pada tanggal 20-22 Januari 2025. Jumlah pasien yang terlibat dalam penerapan Evidence Based Practice ini sebanyak 2 orang pasien diabetes melitus yang memiliki masalah keperawatan risiko gangguan integritas kulit. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan lembar observasi dan menggunakan alat Digital Skin Analyzer. Tindakan terapi Evidence Based ini dilakukan meggunakan penerapan olive oil yang dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut dalam frekuensi 2 kali penerapan.  Hasil penerapan menunjukkan adanya peningkatan kelembaban kulit yang signifikan setelah dilakukan penerapan olive oil. Pada pasien 1 didapatkan nilai kelembaban kulit mengalami peningkatan dari 33% menjadi 48%, sedangkan pada pasien 2  terjadi peningkatan dari 30% menjadi 45%. Kondisi kulit yang semula berada dalam kategori sangat kering meningkat menjadi kategori lembap setelah intervensi. Kesimpulan penelitian bahwa Olive oil efektif dalam meningkatkan kelembaban kulit dan mencegah gangguan kerusakan integritas kulit pada pasien diabetes melitus.