Siti Nur Fauziah
Departemen Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Genesis Medicare, Depok, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kadar Hemoglobin Pada Remaja Siswi Sekolah Menengah Pertama Siti Nur Fauziah; Renny Septiani; Ina Ristian
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.170

Abstract

Remaja merupakan tahap perkembangan manusia yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial dari masa anak-anak menuju dewasa. Perubahan fisik ini dapat memengaruhi status kesehatan dan gizi, sehingga remaja, terutama putri, berisiko mengalami anemia, obesitas, dan kekurangan energi kronis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kadar hemoglobin (HB) pada siswi remaja SMP Kota Depok. Desain penelitian menggunakan Simple Random Sampling dengan populasi siswi putri usia 14–15 tahun. Sebanyak 36 siswi diambil sebagai sampel dari populasi 40 siswi, dengan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin. Pemeriksaan HB dilakukan dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 16 siswi memiliki kadar HB normal (12.0–12.8 gr/dL), sedangkan siswi lainnya berada pada kategori rendah, menunjukkan adanya risiko anemia. Kesimpulan penelitian bahwa kadar hemoglobin pada siswi SMP Negeri 11 Depok berada pada kategori rendah hingga normal, dengan rata-rata kadar HB sebesar 12.45 gr/dL.
Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Keparahan Demam Berdarah Dengue Siti Nur Fauziah; Yeni Talita Hutabarat
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 2 (2026): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i2.275

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue. Nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus adalah vektor penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan kadar hematokrit dan trombosit dengan derajat keparahan demam berdarah dengue. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional pengumpulan data menggunakan data primer dari hasil hematologi analyzer. Sampel penelitian adalah pasien terdiagnosa DBD dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dengan batas kemaknaan apabila p <0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara kadar hematokrit dengan derajat keparahan DBD (p <0.001 dan r=0.853). Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi kadar hematokrit maka semakin parah derajat keparahan DBD. Terdapat hubungan bermakna antara jumlah trombosit dengan derajat keparahan DBD (p <0.001 dan r=-0.819). Hal ini bermakna semakin rendah jumlah trombosit, maka semakin parah derajat keparahan DBD. Kesimpulan penelitian bahwa terdapat hubungan signifikan antara kadar hematokrit dan trombosit dengan derajat keparahan DBD
Bijak Memilih Makanan untuk Mencegah Masalah Kesehatan Siti Nur Fauziah; Renny Septiani Mokodongan; Ina Ristian
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i2.170

Abstract

Kesehatan remaja menjadi perhatian penting karena pada masa ini terjadi pertumbuhan pesat dan perubahan metabolisme tubuh. Pola makan tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak jenuh, dapat meningkatkan risiko anemia dan gangguan metabolisme seperti diabetes melitus. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan hemoglobin dan kadar glukosa darah, serta melakukan pemeriksaan dini untuk mendeteksi risiko anemia dan prediabetes. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 3 Juni 2025 di SMPN 11 Kota Depok dengan melibatkan 80 siswa. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan melalui presentasi interaktif dan pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan hemoglobin dengan finger prick test, dan pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan glukometer. Hasil menunjukkan Siswa menunjukkan antusiasme tinggi pada sesi edukasi mengenai hemoglobin, anemia, dan pentingnya menjaga kadar gula darah. Hasil pemeriksaan mengungkap sebagian siswa memiliki kadar Hb di bawah normal (indikasi risiko anemia) serta kadar glukosa darah yang melebihi batas normal pada sebagian siswa. Kesimpulan pengabdian bahwa ada peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai kesehatan hemoglobin, anemia, serta kadar glukosa darah. Pemeriksaan kesehatan menemukan beberapa siswa berisiko anemia dan memiliki kadar glukosa di atas normal