Muzaroah Ermawati Ulkhasanah
Departemen Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Duta Bangsa Surakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kombinasi Buerger Allen Exercise dan Neuromuscular Taping Terhadap Ankle Brachial Index Pada Pasien Diabetes Mellitus Fani Catur Agustin; Muzaroah Ermawati Ulkhasanah; Ady Irawan AM
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.219

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) dapat menyebabkan komplikasi makrovaskular seperti Peripheral Arterial Disease (PAD) yang ditandai dengan penurunan nilai Ankle Brachial Index (ABI). ABI digunakan untuk menilai kelancaran aliran darah di ekstremitas bawah. Intervensi non-farmakologis seperti Buerger Allen Exercise (BAE) dan Neuromuscular Taping (NMT) dapat meningkatkan sirkulasi perifer. Mengetahui pengaruh kombinasi BAE dan NMT terhadap peningkatan nilai ABI pada pasien DM. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test tanpa kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 32 responden yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi BAE dilakukan satu kali per hari dengan durasi 15 menit per sesi selama periode enam hari berturut-turut, dan NMT diterapkan selama 6 hari dengan penggantian setiap tiga hari. Nilai ABI diukur secara manual menggunakan spighmomanometer dan stetoskop, sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-Test. Terdapat peningkatan signifikan nilai ABI setelah intervensi dengan p = 0.000 (p < 0.05). Rata-rata nilai ABI meningkat dari 0.7575 menjadi 0.9957. Kombinasi BAE dan NMT efektif dalam meningkatkan nilai ABI pada pasien DM. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif terapi non-farmakologis untuk mencegah komplikasi vaskular perifer.
Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia di Desa Cemani Tito Angelito Correia; Muzaroah Ermawati Ulkhasanah; Fakhrudin Nasrul Sani; Agung Widiastuti
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.229

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering disebut silent killer karena umumnya tidak menunjukkan gejala yang jelas namun berisiko menimbulkan komplikasi serius, terutama pada lansia. Aktivitas fisik, termasuk senam aerobik low impact, diketahui berpotensi membantu mengendalikan tekanan darah melalui peningkatan fungsi kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam aerobik low impact terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Desa Cemani. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental melalui pendekatan one group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah lansia hipertensi di Desa Cemani. Tekanan darah diukur sebelum dan setelah intervensi senam aerobik low impact. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang bermakna setelah pemberian intervensi senam aerobik low impact, dengan nilai signifikansi sebesar p = 0.000 (p < 0.05). Kesimpulan penelitian bahwa senam aerobik low impact berpengaruh signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Â