Jafriati Jafriati
Departemen Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan dan Pola Asuh Anak dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Waode Buri Dewi Purnama Shanty; Sri Susanty; Jafriati Jafriati
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 2 (2026): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i2.288

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Waode Buri. Kualitas pelayanan kesehatan dan pola asuh anak merupakan faktor penting yang diduga berperan dalam kejadian stunting pada anak balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas pelayanan kesehatan dan pola asuh anak dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Waode Buri. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 70 ibu yang memiliki anak balita usia 24–59 bulan, dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pengukuran tinggi badan anak, kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,4% responden menilai kualitas pelayanan kesehatan berada pada kategori baik dan 48.6% pada kategori kurang. Berdasarkan karakteristik responden, mayoritas berpendidikan SMA (71.4%) dan memiliki pendapatan < Rp3.000.000 (54.3%). Analisis menunjukkan adanya hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dan pola asuh anak dengan kejadian stunting pada anak balita. Kualitas pelayanan kesehatan dan pola asuh anak berhubungan dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Waode Buri, sehingga diperlukan upaya terpadu antara peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan penguatan peran keluarga dalam pengasuhan anak.