Ririn Putri Ahudyanti
Departemen Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Edukasi Kesehatan dengan Metode Gamifikasi dan Metode Ceramah Terhadap Pengetahuan Pencegahan Miopia Pada Siswa Ririn Putri Ahudyanti; Lisbet Octovia Manalu; Ahmad Arifin; M. Sandi Haryanto
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 2 (2026): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i2.298

Abstract

Miopia merupakan salah satu gangguan penglihatan yang banyak terjadi pada anak usia sekolah dan berdampak pada proses belajar serta kualitas hidup, namun edukasi kesehatan yang selama ini lebih banyak menggunakan metode ceramah masih kurang melibatkan partisipasi aktif siswa, sementara penggunaan gamifikasi yang dinilai lebih interaktif belum banyak diteliti efektivitasnya dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan miopia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas edukasi kesehatan dengan metode gamifikasi dan metode ceramah terhadap pengetahuan pencegahan miopia pada siswa. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan pretest–posttest two group design. Penelitian dilakukan pada 78 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok gamifikasi dan kelompok ceramah dengan masing-masing 39 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan pencegahan miopia yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dan independent t-test dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok gamifikasi terjadi peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 53.33 menjadi 88.33 (p < 0.001). Pada kelompok ceramah terjadi peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 58.97 menjadi 7.46 (p < 0.001). Hasil uji independent t-test menunjukkan adanya perbedaan peningkatan pengetahuan yang signifikan antara kedua kelompok dengan nilai p < 0.001, dimana rata-rata peningkatan skor pengetahuan pada kelompok gamifikasi sebesar 35.00 sedangkan pada kelompok ceramah sebesar 19.49. Kesimpulan penelitian ini adalah metode gamifikasi lebih efektif dibandingkan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan miopia.