Ririn Anjelin
Departemen Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Keluarga Bunda Jambi, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Organoleptis dan Parameter Simplisia Teh Herbal Berbasis Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) Maria Ulfa; Fefri Perrianty; Ririn Anjelin; Nadia Raihana
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 2 (2026): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i2.310

Abstract

Kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) merupakan limbah agroindustri yang memiliki potensi sebagai bahan baku sediaan herbal karena kandungan senyawa bioaktifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisikokimia simplisia kulit buah naga merah melalui parameter susut pengeringan serta kadar senyawa terlarut dalam air dan etanol sebagai indikator mutu bahan baku herbal. Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratorium dengan pendekatan post-test only design. Sampel kulit buah naga merah dikeringkan pada suhu 50–60°C selama 24–48 jam hingga mencapai bobot konstan, kemudian dihaluskan menjadi simplisia. Evaluasi dilakukan terhadap susut pengeringan, kadar senyawa terlarut dalam air, dan kadar senyawa terlarut dalam etanol. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simplisia kulit buah naga merah memiliki susut pengeringan sebesar 6.157%, kadar senyawa terlarut dalam air sebesar 23%, dan kadar senyawa terlarut dalam etanol sebesar 22%. Hasil ini menunjukkan bahwa simplisia memiliki kadar air rendah serta kandungan senyawa polar dan semi-polar yang relatif seimbang, yang mendukung kualitasnya sebagai bahan baku herbal. Kesimpulannya, kulit buah naga merah memiliki karakteristik fisikokimia yang baik dan berpotensi digunakan sebagai bahan baku simplisia untuk pengembangan sediaan herbal.
Edukasi Pencegahan Penyakit Menular Seksual Pada Wanita Usia Produktif Ririn Anjelin; Sukma Oktafiani Putri; Hari Saputra
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i2.145

Abstract

Penyakit infeksi menular seksual (IMS) masih menjadi masalah kesehatan serius di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Penyebarannya makin meluas dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Infeksi ini menyerang organ reproduksi yang jika tidak diobati dengan tepat dan tuntas bisa menyebabkan masalah lainnya. Edukasi dan pemahaman tentang IMS ini masih belum diketahui secara merata pada masyarakat luas. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi pencegahan penyakit menular seksual pada wanita usia produktif di atas usia 16 tahun. Metode yang digunakan adalah melakukan edukasi dengan metode ceramah dan diskusi pada wanita usia produktif di wilayah Tambaksari. Hasil dari kegiatan pengabdian ini memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan para peserta tentang penyakit infeksi menular seksual setelah diberikan edukasi seputar bahaya IMS, gejala, cara penularan, dan bagaimana cara mengobati serta pencegahan IMS tersebut. Kesimpulan diharapkan kepada masarakat memahami dan menerapkan apa yang telah diajarkan sehingga wanita usia subur dapat terhindar dari penyakit menular seksual.