Mairani Sakinah
Departemen Famakologi dan Terapi, Fakultas Kedokteran,Universitas Kristen Indonesia, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Cakupan Imunisasi Dasia Berdasarkan Data Program Rutin Sebelum dan Pascapandemi COVID-19 Fransiska Sitompul; Mairani Sakinah; Hertina Silaban; Linggom Kurniaty
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 7 No. 1 (2027): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v7i1.349

Abstract

Imunisasi adalah upaya untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Adanya Covid-19 secara global sejak ditetapkan sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) pada 30 Januari 2020 dan sebagai pandemi pada 11 Maret 2020 oleh WHO, memberikan dampak pada pelaksanaan program kesehatan khususnya pelayanan imunisasi dan surveilans PD3I. Berdasarkan data dari GAVI, WHO dan UNICEF menyebutkan bahwa setidaknya 80 juta anak usia kurang dari 1 tahun memiliki risiko untuk menderita penyakit difteri, campak dan polio akibat terganggunya pelayanan imunisasi rutin di tengah pandemi Covid -19. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi capaian program imunisasi dasar usia 0 – 24 bulan di Puskesmas Kecamatan Cakung (Periode Covid-19 tahun 2020 dan 2023). Desain penelitian yaitu desain repeated cross-sectional descriptive study dengan pendekatan survei observasional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Kecamatan Cakung, Jakarta Timur dan lama penelitian dari Juli 2023 – Juni 2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Data diambil dari rekam medik dan sistem SiCantik. Data di analisis univariat, sebagai analisis deskriptif (Microsoft Excel) dengan menggunakan rumus cakupan imunisasi. Hasil penelitian menunjukkan capaian imunisasi dasar tahun 2020 tercapai sebanyak  9.1% dan tahun 2023 tidak tercapai sebanyak 7.4%; capaian imunisasi dasar lanjutan tahun 2020 tidak tercapai sebanyak  6%  dan tahun 2023 tercapai sebanyak 8%.