Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Gaya Hidup, Literasi Keuangan dan Orientasi Masa Depan terhadap Perencanaan Dana Pensiun pada Karyawan PT Hari Baru Hartawan, Komang; Dwitrayani, Made Christin; Dewi, Tiara Kusuma
Jurnal Akuntansi Profesi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Akuntansi Profesi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jap.v15i01.76366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana gaya hidup, literasi keuangan, dan orientasi masa depan berdampak pada dana pensiun. Penelitian kuantitatif asosiatif termasuk dalam jenis penelitian ini. Metode penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner online yang dilakukan menggunakan Google Form. Sampel penelitian terdiri dari 66 karyawan PT Hari Baru, yang diambil dengan metode sampling jenuh. Uji regresi linear berganda digunakan untuk analisis data. Data dianalisis dengan menggunakan program SPSS versi 23 untuk for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap dana pensiun karyawan PT Hari Baru; (2) pengetahuan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap dana pensiun karyawan PT Hari Baru; dan (3) orientasi masa depan berpengaruh positif dan signifikan terhadap dana pensiun karyawan PT Hari Baru.
Pelatihan dan Pendampingan UMKM di Desa Petak Gianyar Dwitrayani, Made Christin; Asana, Gde Herry Sugiarto; Tabita, I Dewa Ayu Tita Permana; Agustini, Ni Putu Widya; Sari, Ni Putu Sukma Artadhi; Sukmaningsih , Kadek
Synergy and Society Service Vol. 5 No. 1 (2025): Synergy and Society Service
Publisher : Universitas Triatma Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/save.v5i1.100

Abstract

Group 8's study for the Thematic Real Work Lecture (KKNT) activity focused on UMKM Training and Mentoring Activities in Petak Gianyar Village. The purpose of this research is to support Small and Medium Enterprise (UMKM) actors in Petak village by offering proposals, solutions, and strategies to expand their enterprises. To examine the efforts of UMKM actors, qualitative approaches were used in this KKNT activity. The UMKM players in Petak village are the subject of the research because they are interested in the circumstances, particularly with regard to the challenges they encounter in operating their businesses. Visiting UMKM, finding out about the challenges they encounter in operating their business, and offering solutions to their problems are all examples of training and mentoring activities that are conducted. It is envisaged that Petak village UMKM will profit from this action. and ideally UMKM players would be able to run their businesses consistently after completing this training and mentoring.
The Influence of Service Quality and Employee Loyalty on Customer Satisfaction in Credit Realization in 2023 at PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. KCP Negara Dwiyanti, Ni Kadek Indah; Clarissa, Sarita Vania; Dwitrayani, Made Christin
Business Management Vol 4, No 4 (2025): Business Management November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/bisnis.v4i4.9333

Abstract

This study aims to analyze the influence of service quality and employee loyalty on customer satisfaction in credit realization at PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. KCP Negara during 2023. The issues raised in this study are based on fluctuations in credit realization and the alleged decline in customer satisfaction despite various improvements in service and human resource management. This study uses a quantitative approach with a survey method through the distribution of questionnaires to 297 respondents selected using probability sampling techniques. Data analysis was performed using multiple linear regression. The results of the study indicate that service quality and employee loyalty simultaneously and partially have a positive and significant effect on customer satisfaction. These findings indicate that improving service quality and employee loyalty can contribute to increased customer satisfaction in the credit realization process. This study is expected to serve as a reference for banks in designing strategies for improving service and employee management.
Pengaruh Modal, Luas Lahan, dan Kredit Terhadap Pendapatan Petani Kopi di Desa Tambakan Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Dewi, Ni Kadek Erna; Asana, Gde Herry Sugiarto; Dwitrayani, Made Christin
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6541

Abstract

Pendapatan petani kopi merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kesejahteraan petani dan keberhasilan usaha tani kopi. Dalam upaya meningkatkan pendapatan tersebut, terdapat beberapa faktor utama yang diduga berpengaruh, antara lain modal, luas lahan, dan akses terhadap kredit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal, luas lahan, dan kredit terhadap pendapatan petani kopi di Desa Tambakan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada petani kopi sebagai responden. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif variabel modal, luas lahan, kredit, dan pendapatan petani berada pada kategori cukup hingga tinggi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani, luas lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani, serta kredit juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan modal, luas lahan, dan pemanfaatan kredit yang baik dapat meningkatkan pendapatan petani kopi. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan akses permodalan, optimalisasi pemanfaatan lahan, serta pengelolaan kredit yang efektif guna meningkatkan kesejahteraan petani. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah dan pihak terkait dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pengembangan usaha tani kopi.
Pengaruh Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan Natalia, Ni Putu Desi; Adi, I Ketut Yudana; Dwitrayani, Made Christin
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri restauran, hotel, dan pariwisata merupakan salah satu pilar penting perekonomian Indonesia, namun pada periode 2020–2024 menghadapi tekanan akibat pandemi COVID-19, krisis ekonomi global, dan perubahan perilaku konsumen yang menurunkan pendapatan serta kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Corporate Social Responsibility (X₁), Good Corporate Governance (X₂), dan ukuran perusahaan (X₃) terhadap kinerja keuangan (Y) industri restauran, hotel dan pariwisata di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, laporan tahunan, dan laporan keberlanjutan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR, GCG, dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan koefisien regresi, GCG memiliki pengaruh paling dominan dibandingkan variabel lainnya, diikuti CSR dan ukuran perusahaan Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan CSR (X₁) meningkatkan citra dan kepercayaan publik, GCG (X₂) mendukung transparansi serta efisiensi operasional, dan ukuran perusahaan (X₃) memperkuat kapasitas sumber daya. Kesimpulannya, perusahaan yang mengoptimalkan CSR (X₁), menerapkan GCG (X₂) dengan baik, dan memperhatikan ukuran perusahaan (X₃) cenderung memiliki kinerja keuangan (Y) lebih tinggi, sehingga praktik tersebut dapat menjadi strategi untuk meningkatkan stabilitas dan daya saing industri
Pengaruh Pengungkapan ESG, Ukuran Perusahaan, dan Leverage terhadap Tax Avoidance Studi pada Perusahaan Sektor Consumer Non-Cyclicals yang Terdaftar di BEI Periode 2022-2024 Aprilia, Putu Christin; Dwitrayani, Made Christin; Oktaviani, Laras
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8141

Abstract

Pajak merupakan instrumen wajib untuk mendukung penerimaan negara, namun sering kali memicu perusahaan melakukan efisiensi beban melalui strategi penghindaran pajak (tax avoidance). Pajak merupakan elemen fundamental dalam kerangka fiskal negara yang berperan signifikan dalam pembiayaan pembangunan nasional, penyediaan layanan publik, serta pelaksanaan program kesejahteraan sosial. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, pajak didefinisikan sebagai kontribusi wajib kepada negara yang bersifat koersif berdasarkan undang-undang, tanpa imbalan langsung, dan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan ESG, Ukuran Perusahaan, dan Leverage terhadap tax avoidance dengan landasan teori agensi. Objek penelitian adalah perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, menghasilkan 51 data observasi setelah pembersihan outlier. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan ESG tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif, yang berarti semakin besar perusahaan, semakin rendah tingkat penghindaran pajaknya. Sebaliknya, leverage berpengaruh positif, mengindikasikan bahwa beban utang yang tinggi mendorong praktik penghindaran pajak. Nilai adjusted R square sebesar 0,141 menunjukkan variabel independen mampu menjelaskan 14,1% variasi tax avoidance, sementara 85,9% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model.