AbstractThis research is a classroom action research in the application of differentiated learning which was adopted from Kemmis and Taggart. The research objective is to describe differentiated learning and improve student learning outcomes in learning mathematics of student fifth grade at UPT SPF SDI BTN IKIP II Makassar City. This type of research is classroom action reseacrch (PTK) which consists of 2 cycles, where each cycle includes the stages of planning, implementing, observing and reflecting. The focus of this research is the application of differentiated learning and students' mathematics learning outcomes. The subjects of this study were teacher and all 15 grade of Five. Data collection techniques used are observation, tests and documentacion. The data analysis used is qualitative. Based on the data obtained in the first cycle, the results of observation of teacher teaching activities were in the good category (B) with student learning outcomes in the sufficient category (C) with student learning tests results in the less category (K), while in the cycle II the results of observations of teacher teaching activities were in the good category (B) with student learning outcomes in the good category (B) with the results of student learning tests in the goods category (B). The conclusion of this study is differentiated learning can be improve the mathematics learning process of fifth grade students of UPT SPF SDI BTN IKIP II Makassar City.Abstrak Penilitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang diadopsi dari Kemmis dan Taggart. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pembelajaran berdiferensiasi dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika siswa kelas 5 UPT SPF SDI BTN IKIP II Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, dimana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini adalah penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan hasil belajar matematika siswa. Adapun hasil penilitian yang dilaksanakan pada 15 orang siswa dan satu orang guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dokumentasi. Berdasarkan data yang diperoleh pada siklus I hasil observasi aktivitas mengajar guru pada kategori baik (B) dengan hasil observasi aktivitas belajar siswa berada pada kategori cukup (C) dengan hasil tes belajar siswa berada pada kategori kurang (K), sedangkan pada siklus II hasil observasi aktivitas mengajar guru pada kategori baik (B) dengan hasil observasi aktivitas belajar siswa berada pada kategori baik (B) dengan hasil tes belajar siswa berada pada kategori baik (B). kesimpulan pada penelitian ini adalah penerapan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan proses dan hasil belajar matematika siswa kelas V UPT SDI IKIP II Kota Makassar.