Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kebebasan Berpikir dan Tanggungjawab Moral Dalam Pendidikan: Tinjauan Filsafat Ilmu dan Etika Kristen Vonny Tjutjung; Victor Deak
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5a2sq879

Abstract

Pendidikan modern kerap menempatkan kebebasan berpikir sebagai nilai tertinggi yang harus dijunjung tanpa batas, sementara dimensi tanggung jawab moral sering terpinggirkan dalam wacana akademik. Tulisan ini mengkaji relasi antara kebebasan berpikir dan tanggung jawab moral dalam konteks pendidikan melalui dua lensa: filsafat ilmu dan etika Kristen. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research), tulisan ini menelusuri bagaimana epistemologi Barat mulai dari rasionalisme, empirisme, hingga postmodernisme memaknai kebebasan intelektual, dan membandingkannya dengan pandangan etika Kristen yang menempatkan kebebasan manusia dalam kerangka tanggung jawab di hadapan Allah (coram Deo). Hasil kajian menunjukkan bahwa kebebasan berpikir yang otentik tidak bertentangan dengan tanggung jawab moral, melainkan justru menemukan maknanya yang penuh ketika keduanya berjalan beriringan. Filsafat ilmu menegaskan bahwa aktivitas berpikir ilmiah selalu terikat pada norma-norma epistemik dan etis tertentu, sementara etika Kristen menawarkan fondasi ontologis bagi tanggung jawab tersebut, yaitu manusia sebagai gambar Allah (imago Dei) yang dipanggil untuk berpikir secara benar dan bertanggung jawab. Tulisan ini merekomendasikan agar pendidikan khususnya pendidikan Kristen mengembangkan model pembelajaran yang memupuk kebebasan berpikir kritis sekaligus menanamkan kesadaran akan tanggung jawab moral peserta didik terhadap Tuhan, sesama, dan ciptaan.