Arif Baswantara
Program Studi Teknologi Kelautan, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Jenis dan Tutupan Lamun di Pantai Domba dan Pantai Matahari Carita, Banten Arif Baswantara; Miftu Khoerunnisa; Kennedi Sembiring
Journal of Marine Research Vol 15, No 3 (2026): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v15i3.53421

Abstract

Pantai Domba dan Pantai Matahari Carita di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten merupakan kawasan pesisir yang memiliki potensi ekosistem lamun, akan tetapi, kawasan ini menghadapi tekanan akibat aktivitas antropogenik, seperti pemanfaatan sumber daya pesisir, budidaya tambak, dan kegiatan wisata. Informasi mengenai komposisi jenis dan tingkat tutupan lamun di kedua lokasi masih terbatas, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis lamun serta menganalisis tingkat tutupan lamun sebagai dasar pengelolaan ekosistem pesisir yang berkelanjutan. Pengambilan data dilakukan pada dua stasiun di setiap lokasi menggunakan metode Line Transect Quadrat dengan transek sepanjang 50 m dan kuadrat berukuran 50 × 50 cm yang ditempatkan setiap interval 5 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dua spesies lamun yang ditemukan, yaitu Thalassia hemprichii dan Cymodocea rotundata. Rata-rata persentase tutupan lamun di Pantai Domba mencapai 28,98% dan termasuk kategori sedang, sedangkan di Pantai Matahari Carita sebesar 7,05% dan termasuk kategori jarang. Perbedaan tingkat tutupan lamun diduga berkaitan dengan variasi kondisi lingkungan dan intensitas aktivitas antropogenik pada masing-masing lokasi. Hasil penelitian ini memberikan informasi dasar mengenai kondisi terkini ekosistem lamun di pesisir Kabupaten Pandeglang serta dapat dimanfaatkan sebagai referensi dalam perencanaan pengelolaan, pemantauan, dan upaya konservasi ekosistem lamun secara berkelanjutan.