Alya Fitria Ramadhani
UIN Walisongo Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pohon Janji Kebaikan Sebagai Media Pembelajaran Karakter Dalam Mencegah Bullying Pada Siswa Sekolah Dasar Okta Ibnu Hajar; Muhammad Lutfi Hidayat; Siti Mutiah; Muhammad Albie Mubarok; Alya Fitria Ramadhani; Karima Ayu Nur Aini
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/h7qp5r13

Abstract

Bullying masih menjadi salah satu permasalahan yang sering ditemukan pada peserta didik sekolah dasar dan berdampak terhadap perkembangan psikologis, sosial, serta proses belajar siswa. Oleh karena itu diperlukan media pembelajaran yang mampu menanamkan nilai-nilai karakter sekaligus melibatkan peserta didik secara aktif dalam upaya pencegahan bullying. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan media Pohon Janji Kebaikan sebagai sarana pembelajaran karakter dalam mencegah perilaku bullying pada siswa SD Negeri Kebumen 01 Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Metode yang digunakan berupa pendekatan deskriptif kuantitatif yang didukung data kualitatif melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi anti-bullying, praktik Metode 3B (Berani Stop, Berani Laporkan, dan Berani Membantu), sesi berbagi pengalaman, serta penulisan Janji Kebaikan pada media berbentuk pohon. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik mampu memahami berbagai bentuk bullying, meningkatkan kepedulian terhadap teman sebaya, serta menunjukkan komitmen untuk menghentikan perilaku bullying dan menerapkan nilai-nilai karakter positif. Media Pohon Janji Kebaikan juga berfungsi sebagai pengingat visual yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh guru dan peserta didik dalam membangun budaya sekolah yang aman, ramah, dan bebas dari bullying. Dengan demikian, media ini terbukti menjadi alternatif pembelajaran karakter yang efektif karena mengintegrasikan edukasi, refleksi, praktik, dan komitmen nyata peserta didik.