Arrozza Fadhilah Mutakhoirina
Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN DRUG RELATED PROBLEMS TERHADAP KONTROL GLIKEMIK PASIEN DIABETES MELITUS Ambar Yunita Nugraheni; Arrozza Fadhilah Mutakhoirina
Prosiding Seminar Nasional Universitas Ma Chung (Informatika & Sistem Informasi Bahasa dan Seni
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien diabetes mellitus (DM) tipe 2 rentan mengalami kejadian Drug Related Problems (DRPs) kejadian DRPs ini dapat mempengaruhi ketercapaian kadar gula darah, pasien dapat mengalami hipoglikemia maupun hiperglikemia akibat adanya DRPs. DRPs kategori interaksi obat, kontraindikasi, dosis terlalu rendah, dosis terlalu tinggi, dan obat tidak efektif pada pasien diabetes mellitus sering dikaitkan dengan pengendalian gula darah. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengevaluasi DRPs dan hubungannya terhadap ketercapian kadar glukosa darah pasien DM tipe 2 di fasilitas kesehatan primer. Jenis penelitian ini adalah cross sectional dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi: pasien DM tipe 2 rawat jalan yang telah menjalani terapi antidiabetes minimal 3 bulan, pasien DM tipe 2 dengan atau tanpa penyerta, mendapat terapi lebih dari 1 obat, memiliki data rekam medik lengkap meliputi identitas pasien, diagnosis, alergi, dan data obat lengkap pada rekam medik, serta data kadar gula darah puasa. Data dianalisis secara deskriptif dan uji Chi square untuk melihat hubungan DRPs dan ketercapaian kadar gula darah. Hasil penelitian dari 87 pasien menunjukkan adanya DRPs obat tidak efektif 26 kasus (29,88%), interaksi obat 28 kasus (32,18%), dosis lebih, frekuensi kurang 12 kasus (13,79%) dan tidak ditemukan DRPs pada kategori kontraindikasi, dosis kurang serta frekuensi lebih. Hasil outcome terapi menunjukkan sebanyak 28 pasien (32,18%) mencapai target terapi dan 59 pasien (67,81%) tidak mencapai target terapi. Hubungan kejadian DRPs dengan ketercapaian kadar glukosa darah menunjukkan adanya hubungan (p <0,05) bahwa pasien yang mengalami DRPs dapat menyebabkan ketidaktercapaian kadar glukosa darah (kontrol glikemik).