Vida Nanda Chattalia
Program Studi S1 Fisioterapi, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan Universitas Pendidikan Nasional

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN SMARTPHONE DAN KECERDASAN BUATAN DALAM ASESMEN FORWARD HEAD POSTURE: TINJAUAN LITERATUR Komang Tri Yudartha Widnyana; Ni Putu Shinta Utari Dewi; Vida Nanda Chattalia; Dewa Ayu Mirah Ardrini
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.61190

Abstract

Forward Head Posture (FHP) merupakan salah satu gangguan postur yang prevalensinya terus meningkat akibat penggunaan smartphone, kebiasaan sedentari, dan perubahan pola kerja maupun belajar. Pengukuran Craniovertebral Angle (CVA) merupakan metode yang umum digunakan untuk mengidentifikasi tingkat keparahan FHP. Perkembangan teknologi smartphone dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menghadirkan metode asesmen postur yang lebih praktis, ekonomis, dan berpotensi mendukung layanan fisioterapi berbasis digital. Artikel ini bertujuan untuk meninjau perkembangan pemanfaatan smartphone dan AI dalam asesmen FHP menggunakan CVA. Penelitian ini merupakan literature review dengan menelaah artikel ilmiah yang diperoleh dari basis data Google Scholar dan PubMed. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu publikasi berbahasa Inggris tahun 2021–2025 yang membahas FHP, CVA, smartphone, photogrammetry, atau AI dalam asesmen postur. Sebanyak 13 artikel utama dianalisis secara deskriptif melalui sintesis naratif untuk mengidentifikasi karakteristik teknologi, validitas, reliabilitas, serta implikasi klinis dalam praktik fisioterapi. Sebagian besar studi menunjukkan bahwa metode berbasis smartphone dan photogrammetry memiliki reliabilitas yang baik hingga sangat baik serta validitas yang memadai dalam pengukuran CVA. Teknologi AI berbasis markerless computer vision juga menunjukkan potensi dalam meningkatkan efisiensi asesmen postur secara otomatis. Meskipun demikian, standardisasi prosedur pengukuran dan validasi pada berbagai populasi masih diperlukan. Smartphone dan AI merupakan teknologi yang menjanjikan sebagai alternatif asesmen FHP menggunakan CVA karena praktis, ekonomis, dan berpotensi mendukung layanan fisioterapi, termasuk tele-rehabilitation.