Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status pekerjaan, paritas, tingkat pengetahuan ibu, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan terhadap pelaksanaan imunisasi rotavirus. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 6-11 bulan sebanyak 214 dan pengambilan sample dilakukan secara probability sampling menggunakan simple random sampling sebanyak 139 responden di wilayah kerja UPT Puskesmas Besitang pada tahun 2026. Analisis data meliputi uji univariat, bivariat (Chi-Square), dan multivariat (Regresi Logistik Berganda). Hasil uji Chi-Square membuktikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu (p-value = 0,758 > 0,05) dan status paritas (p-value = 0,734 > 0,05) dengan pelaksanaan imunisasi rotavirus. Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara pengetahuan ibu (p-value = 0,000), dukungan keluarga (p-value = 0,000), dan dukungan tenaga kesehatan (p-value = 0,000) dengan pelaksanaan imunisasi. Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa dukungan keluarga adalah faktor penentu paling dominan (p-value = 0,045), ibu yang memiliki dukungan keluarga baik berpeluang 10,89 kali lebih besar untuk memberikan imunisasi dibandingkan yang dukungannya kurang. Pengetahuan ibu, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan memegang peranan vital dalam menyukseskan program imunisasi rotavirus. Intervensi promosi kesehatan di puskesmas perlu memfokuskan sasaran tidak hanya pada ibu, tetapi juga melibatkan suami atau anggota keluarga inti lainnya.