Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kelayakan Usaha Bengkel “Rakyat Motor” di Jalan Rakyat, Kota Medan Brigita Zai; Natalia Tan; Yanti Masryana Sianturi; Nadia Vega; Nadia Enjel Lina Silalahi; Chelsya Olyza Malau; Anggun Sibarani; Nasrullah Hidayat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan usaha Bengkel “Rakyat Motor” yang berlokasi di Jalan Rakyat, Kota Medan, melalui analisis komprehensif terhadap aspek pasar, teknis, manajemen dan operasional, hukum, sosial-ekonomi-lingkungan, serta finansial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kelayakan bisnis. Data primer diperoleh melalui observasi langsung terhadap aktivitas bengkel, wawancara terstruktur dengan pemilik dan teknisi, serta pencatatan biaya, pendapatan, kapasitas layanan, dan arus kas. Data sekunder diperoleh dari literatur dan referensi yang relevan. Analisis finansial dilakukan menggunakan indikator Net Present Value, Internal Rate of Return, Net Benefit Cost Ratio, Gross Benefit Cost Ratio, Profitability Ratio, dan Payback Period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan layanan servis motor di kawasan Jalan Rakyat tergolong tinggi, dengan rata-rata kunjungan sekitar 30 motor per hari. Dari aspek teknis, fasilitas, peralatan, tata letak, dan kapasitas pelayanan dinilai memadai untuk mendukung kegiatan operasional. Pengelolaan usaha masih sederhana, tetapi pembagian tugas, sistem bagi hasil teknisi, serta prosedur pelayanan telah berjalan cukup efektif. Hasil analisis finansial menunjukkan NPV positif sebesar Rp1.572.135.926, IRR lebih dari 200%, Net B/C 78,60, Gross B/C 79,61, Profitability Ratio 78,60, serta Payback Period sekitar 18 hari. Berdasarkan seluruh hasil tersebut, Bengkel “Rakyat Motor” dinyatakan sangat layak untuk dipertahankan dan dikembangkan melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan SOP, modernisasi peralatan, serta pengelolaan operasional yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.