This Author published in this journals
All Journal Currency
Nurul Kamariah
Unversitas KH Bahaudin Mudhary Madura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BPRS DI INDONESIA PADA MASA DAN PASCAPANDEMI COVID-19 BERDASARKAN RASIO ROA, NPF, CR, FDR, DAN BOPO Mujairimi Mujairimi; Nurul Kamariah
Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah) Vol. 4 No. 2 (2026): Currency
Publisher : LP2M AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/currency.v4i2.2398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia pada masa dan pascapandemi COVID-19 berdasarkan rasio Return on Assets (ROA), Non-Performing Financing (NPF), Cash Ratio (CR), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan publikasi triwulanan BPRS periode 2021–2025. Sampel penelitian terdiri atas 10 BPRS yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan ketersediaan data keuangan yang lengkap dan dapat dibandingkan antara periode masa dan pascapandemi. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas, serta uji beda menggunakan paired sample t-test apabila data berdistribusi normal dan Wilcoxon signed-rank test apabila data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kinerja keuangan BPRS antara periode masa dan pascapandemi COVID-19. Perbedaan tersebut tercermin pada beberapa indikator, yaitu profitabilitas, kualitas pembiayaan, likuiditas, fungsi intermediasi, dan efisiensi operasional. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan kondisi ekonomi selama pandemi dan proses pemulihan pada periode pascapandemi berkaitan dengan perubahan kondisi keuangan BPRS di Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam memperkaya kajian mengenai ketahanan dan pemulihan kinerja BPRS serta dapat menjadi bahan evaluasi bagi manajemen BPRS dan pertimbangan bagi regulator dalam memperkuat pengelolaan pembiayaan, likuiditas, profitabilitas, dan efisiensi operasional.