Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Obat, Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Bei) M. Ridwan Muda Basir; Susi Sih Kusumawardhany
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan bukti empiris mengenai pengaruh struktur modal, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor obat, makanan, dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan selama periode 2020–2024. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan 20 perusahaan dengan total 100 observasi. Kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets, sedangkan struktur modal diukur menggunakan Debt to Equity Ratio, ukuran perusahaan menggunakan logaritma natural total aset, dan pertumbuhan penjualan menggunakan rasio pertumbuhan penjualan bersih. Data dianalisis melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi data panel, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi dengan bantuan EViews versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Pertumbuhan penjualan juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, struktur modal, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Nilai adjusted R-squared sebesar 0,115436 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 11,54% variasi kinerja keuangan, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan struktur pendanaan dan pertumbuhan penjualan dalam mendukung peningkatan kinerja keuangan perusahaan.