Pendidikan karakter di sekolah masih menghadapi tantangan karena implementasinya sering bersifat normatif dan berfokus pada penyampaian nilai secara kognitif sehingga belum sepenuhnya terinternalisasi dalam perilaku peserta didik. Selain itu, literatur yang mengkaji pendidikan karakter berbasis nilai Pancasila, psikologi positif, dan pendekatan Sekolah Ramah Anak masih cenderung berkembang secara terpisah, sehingga belum banyak penelitian yang mengintegrasikan ketiga pendekatan tersebut dalam satu kerangka konseptual yang utuh. Studi ini difokuskan pada identikasi penggabungan nilai-nilai Pancasila dan psikologi positif guna membentuk rancangan pendidikan karakter berbasis Sekolah Ramah Anak yang menyeluruh. Penelitian menerapkan metode kualitatif melalui strategi studi pustaka. Pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasi beragam referensi ilmiah, termasuk jurnal artikel, buku keilmuan, serta dokumen kebijakan pendidikan yang terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai Pancasila dan psikologi positif dalam pendidikan karakter berbasis Sekolah Ramah Anak dapat dikembangkan melalui empat dimensi utama, yaitu nilai Pancasila sebagai fondasi moral, penguatan karakter melalui pendekatan psikologi positif, penciptaan lingkungan sekolah yang inklusif dan aman, serta praktik pembelajaran partisipatif. Model integratif ini berkontribusi dalam memperkuat karakter, meningkatkan kesejahteraan psikologis, serta mendorong perilaku prososial peserta didik. Dengan demikian, integrasi tersebut dapat menjadi pendekatan strategis dalam pengembangan pendidikan karakter yang kontekstual dan berkelanjutan di Indonesia.