Alfa Narendra
Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bangkitan Perjalanan Rest area Jalan Tol: Model Regresi Multivariat pada Delapan Lokasi Trans - Jawa Joko Sutrisno; Pratikso Pratikso; Alfa Narendra
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v27i2.2394

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediktif bangkitan perjalanan pada Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area di jalan tol Indonesia. Data primer dikumpulkan dari delapan rest area aktif di koridor tol Trans-Jawa selama enam hari pada tahun 2024, yang mencakup dua periode berbeda, yaitu Lebaran (arus puncak) dan non-Lebaran (arus reguler). Pendekatan regresi multivariat digunakan untuk mengidentifikasi variabel signifikan yang memengaruhi volume kendaraan dan durasi lama singgah pengunjung, dengan membedakan variabel deterministik—seperti luas lahan, jumlah nozel pompa SPBU, jumlah fasilitas standar dan tambahan, konektivitas, serta arah perjalanan—dan karakteristik stokastik berupa ketidakpastian waktu kedatangan kendaraan pengunjung. Model prediktif dibangun terpisah untuk kedua periode guna menangkap variasi musiman perilaku pengguna jalan tol. Selain itu, dilakukan analisis fungsi distribusi probabilitas untuk menentukan distribusi statistik paling sesuai dalam memodelkan karakteristik stokastik lalu lintas pengunjung. Model divalidasi menggunakan uji chi-square, AIC, BIC, RSME, MAE, dan MAPE untuk mendapatkan model terbaik masing-masing periode, serta dibandingkan dengan literatur dan standar teknis sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode Lebaran, keputusan singgah di rest area lebih dipengaruhi oleh ketersediaan SPBU bersubsidi dan kapasitas pompanya, sedangkan pada periode non-Lebaran lebih dipengaruhi oleh kelengkapan fasilitas di rest area. Pola kedatangan kendaraan ke rest area pada periode Lebaran menunjukkan fluktuasi yang jauh lebih tinggi dan mengikuti distribusi log‑normal, sedangkan pada periode non‑Lebaran pola kedatangan relatif stabil dengan sebaran yang lebih seragam (uniform). Model yang dihasilkan lebih akurat untuk kondisi di Indonesia dibandingkan dengan standar dan literatur sebelumnya. Model ini diharapkan menjadi dasar bagi standarisasi bangkitan perjalanan dan menjadi dasar pengambilan keputusan berbasis data untuk desain, pengelolaan, dan mitigasi rest area tol nasional.