Purnawan Purnawan
Departemen Teknik Sipil, Program Doktor Transportasi, Universitas Andalas

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Sensitivitas Atribut Pelayanan Baru Moda Transportasi Kereta Api Lintas Sumatera Fidel Miro; Purnawan Purnawan; Bayu Martanto Adji; Yosritzal Yosritzal
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v27i2.2993

Abstract

Tulisan ini menyajikan analisis sensitivitas atribut pelayanan baru untuk moda transportasi Kereta Api Lintas Sumatera, dengan tujuan untuk mengevaluasi seberapa besar pengaruh berbagai atribut pelayanan terhadap kepuasan pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi survei kepada masyarakat yang berdomisili di sepanjang rencana koridor rel kereta api yang akan dibangun di Provinsi Sumatera Barat dan Riau. Penelitian dilakukan melalui pengisian kuesioner dan data hasil survei dianalisis dengan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang menentukan kualitas pelayanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari beberapa atribut, seperti Waktu Total Perjalanan (TTT), Biaya Total Perjalanan (TTC), dan Pelayanan Baru berupa Integrasi Berkesinambungan (SEM), hanya atribut SEM antara kereta api dengan transportasi online dengan satu tiket yang memiliki dampak signifikan terhadap persepsi pengguna. Atribut ini juga memiliki sensitivitas tinggi terhadap perilaku masyarakat dalam memilih moda transportasi kereta api. Utilitas penggunaan moda Kereta Api Lintas Sumatera 0,79 dengan probabilitas dipilih responden sebanyak 51%. Sementara itu, travel memiliki utilitas 0,14 dengan probabilitas dipilih 27 %, dan Bus AKAP memiliki utilitas hanya – 0,06 dengan probabilitas dipilih sebanyak 22 %. Temuan ini memberikan wawasan bagi pengelola transportasi untuk melakukan pertimbangan pengimplementasian guna meningkatkan jumlah penumpang. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kebijakan pelayanan transportasi Kereta Api Lintas Sumatera yang lebih baik dan berkelanjutan.