Siti Nurjana Gani
Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Guru dan Hambatan Implementasi dalam Menangani Temper Tantrum pada Anak Usia Dini Siti Inaya Sari Mokoginta; Salma Halidu; Nursiti Aisyah Paputungan; Siti Nurjana Gani; Asni Ilham
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menangani temper tantrum pada anak usia dini di TK Negeri Setia Budi Bakan. Temper tantrum merupakan ledakan emosi yang umum terjadi pada anak usia dini dan ditunjukkan melalui berbagai perilaku seperti menangis, berteriak, meronta, hingga perilaku agresif lainnya. Kondisi tersebut dapat menghambat proses pembelajaran serta memengaruhi perkembangan sosial dan emosional anak apabila tidak ditangani secara tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas dua orang guru kelas yang memiliki pengalaman dalam menangani anak yang mengalami temper tantrum di TK Negeri Setia Budi Desa Bakan. Hasil observasi menunjukkan bahwa perilaku temper tantrum masih sering terjadi pada anak usia 4–5 tahun dengan jumlah sekitar 3–5 anak setiap hari. Perilaku tersebut umumnya muncul ketika anak tidak ingin berpisah dengan orang tua, mengalami konflik saat berebut mainan, atau ketika keinginan mereka tidak terpenuhi. Berdasarkan hasil penelitian, guru menerapkan tiga strategi utama dalam menangani temper tantrum, yaitu mendiamkan sambil tetap mengawasi anak untuk memberikan kesempatan menenangkan diri, membujuk serta mengalihkan perhatian anak ke aktivitas lain yang lebih positif, dan memberikan konsekuensi logis yang bersifat mendidik sesuai dengan perilaku yang ditunjukkan anak. Penerapan strategi tersebut dinilai efektif dalam membantu anak mengendalikan emosinya, menciptakan suasana belajar yang kondusif, serta mendukung perkembangan sosial dan emosional anak secara optimal.